Minggu, 06 Feb 2022 12:15 WIB

Fakta-fakta Kecanduan Seks seperti Dialami oleh Kekasih Rihanna, A$ap Rocky

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
A$AP Rocky, left, and Rihanna attend The Metropolitan Museum of Arts Costume Institute benefit gala celebrating the opening of the Asap Rocky ngaku alami kecanduan seks. (Foto: Evan Agostini/Invision/AP)
Jakarta -

A$ap Rocky, kekasihnya Rihanna mengaku bahwa dirinya kecanduan seks. Ia mengalami gangguan hiperseksual sejak usianya 13 tahun. Hal ini ia ungkapkan saat diwawancarai oleh radio power 105.01 pada tahun 2019 lalu.

"Ini adalah sesuatu yang orang hindari, mereka tidak menyukai mengakui itu," ungkap A$ap Rocky dalam sebuah wawancara dikutip dari The Sun, Minggu (06/02/2022).

"Aku tidak perlu menjadi malu tentang ini. Aku menggunakan hatiku. Aku tidak ingin apa-apa dan tidak bangga dengan pengakuan ini," kata Rocky.

Tak hanya itu saja, kekasih Rihanna ini juga mengaku menyimpan banyak foto porno dari pesta seks yang sering ia lakukan selama ini.

Lantas, apa sih itu kecanduan seks seperti dialami oleh A$ap Rocky?

Dikutip dari Healthline, kecanduan seks digambarkan sebagai kebutuhan kompulsif untuk melakukan tindakan seksual. Seseorang yang kecanduan seks memiliki gangguan, seperti penggunaan alkohol dan opiat yang berlebihan.

Bagi sebagian orang, kecanduan terhadap seks bisa sangat berbahaya lantaran mengakibatkan banyak kesulitan dalam menjalin hubungan. Bahkan, seseorang yang kecanduan seks diyakini akan mencari banyak pasangan untuk melakukan seks.

Hal tersebut kemungkinan terwujud dari kebutuhan kompulsif untuk masturbasi, melihat pornografi, atau berada dalam situasi yang merangsang secara seksual.

Tak hanya itu, seseorang dengan kecanduan seks secara signifikan dapat mengubah aktivitasnya untuk melakukan tindakan seksual beberapa kali sehari dan tidak dapat mengontrol diri.

Gejala kecanduan seks

Adapun gejala dari seseorang yang kecanduan seks dapat dilihat dari perilaku mereka, seperti:

  • Pikiran atau fantasi seksual yang kronis dan obsesif
  • Berbohong untuk menutupi perilaku
  • Keasyikan berhubungan seks, sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari, produktivitas, dan kinerja kerja
  • Merasa menyesal atau bersalah setelah berhubungan seks
  • Perilaku kompulsif yang membebani hubungan, seperti tekanan perselingkuhan
  • Ketidakmampuan untuk menghentikan atau mengendalikan diri terhadap tindakan seksual

Cara mengobati kecanduan seks

Terdapat sejumlah metode yang bisa dilakukan untuk mengobati seseorang yang kecanduan seks. Dikutip dari Healthline, berikut informasinya:

1. Program pengobatan rawat inap

Program ini menawarkan pemulihan bagi orang kecanduan seks. Umumnya, orang dengan kecanduan seks akan dikeluarkan dari kebiasaan hidupnya sehari-hari setidaknya selama 30 hari.

Hal ini berguna untuk membantu seseorang mendapatkan kembali kendali atas impulsi mereka terhadap tindakan seksual. Selain itu, jenis program ini biasanya mencakup sesi terapi individu dan kelompok secara mendalam.

2. Terapi perilaku kognitif

Jenis terapi ini dapat membantu seseorang mengidentifikasi pemicu atau faktor impulsi seksual dan mengajarinya bagaimana cara mengubah perilaku tersebut.

3. Pengobatan

Obat antidepresan tertentu dapat membantu meringankan dorongan seseorang melakukan tindakan seksual. Pasalnya, efek samping dari obat ini salah satunya dapat menurunkan libido. Meskipun demikian, obat ini tak bisa sembarang pakai dan harus sesuai anjuran dokter.



Simak Video "Indonesia Didominasi Varian Omicron, Termasuk BA.4-BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)