ADVERTISEMENT

Selasa, 08 Feb 2022 10:30 WIB

Mengenang 2 Tahun Kematian Li Wenliang, 'Whistle Blower' Pertama Virus Corona

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Li Wenliang, Dokter Whistle Blower yang Meninggal Tertular Virus Corona Mengenang 2 tahun kematian dr Li Wenliang (Foto: diolah)
Jakarta -

Sosok Li Wenliang menjadi orang pertama di Wuhan, China, yang memperingatkan bahaya SARS-CoV-2, yang saat itu masih misterius. Tragisnya, ia meninggal tertular virus Corona.

Pada Desember 2019, dr Li memberikan peringatan tentang penyakit misterius yang menyerupai SARS (severe accute respiratory syndrome). Peringatan tersebut ia sampaikan di Weibo, media sosial semacam Twitter yang populer di China.

Peringatan itu disampaikan dr Li setelah 7 pasiennya terinfeksi virus yang saat itu belum diberi nama. Sayangnya setelah ia mengunggah peringatan tersebut, pejabat China memaksanya menandatangani dokumen yang menyatakan dirinya membuat komentar palsu alias 'hoax'.

Tak lama berselang, pada Februari 2020 ia tertular virus Corona yang belakangan diberi nama resmi SARS-CoV-2 oleh organisasi kesehatan dunia WHO. Akibat infeksi tersebut, dr Li dikabarkan meninggal dunia pada 7 Februari 2020.

Sebelum meninggal, dr Li pada Januari 2020 sempat menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Pejabat berwenang juga telah meminta maaf, namun terlambat karena persebaran virus Corona COVID-19 ke seluruh dunia sudah tidak bisa dibendung lagi.

Akhirnya pada 11 Maret 2020, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus Corona SARS-CoV-2 dan COVID-19 sebagai pandemi global.



Simak Video "Pasar Huanan Diduga Kuat Jadi Pusat Penyebaran Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT