Rabu, 09 Feb 2022 06:56 WIB

Gamer Cindy Monika Curhat Suka-Duka Koas di Masa Pandemi COVID-19

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jakarta -

Gamer Cindy Monika yang kini sedang menjalani program koas sebagai bagian dari pendidikan dokter yang dijalaninya di salah satu rumah sakit di Jakarta tak menampik ada tantangan yang dihadapi dalam menempuh masa belajarnya tersebut di masa pandemi COVID-19.

Tengah menempuh stase koas bedah, ia mengatakan ada peraturan ketat yang harus ia jalani, yakni tak boleh positif COVID-19. Kepada detikcom, Cindy mengatakan positif COVID-19 akan mengganggu kelancaran atau kelulusan stase koas yang ia jalani.

"Walaupun kita udah bener-bener jaga diri ya, tapi kan COVID-19 nggak mandang 'oh kamu lagi koas, jadi nggak tertular' kan nggak gitu. makanya perlu banget bagi aku tetap jaga kesehatan," beber gadis usia 22 tahun ini.

Dara kelahiran 9 Januari 1999 ini juga mengatakan kesibukannya koas membuatnya kadang harus rehat sejenak dari aktivitas yang membesarkan namanya sebagai streamer dan cosplayer.

"Tantangannya juga praktek jadi berkurang, karena seharusnya kita langsung praktek, nggak dari buku lagi. Pasiennya berkurang karena mungkin positif atau takut ke RS, jadi kita hands on-nya kurang," beber gadis yang akrab disapa Cimon ini.

Streamer Cindy MonikaStreamer Cindy Monika Foto: dok. Cindy Monika

Namun bukan berarti tak ada hal-hal menarik yang didapatkan selama menjalani masa koas. Pengalaman paling menyenangkan menurutnya adalah ketika berada di stase puskesmas.

Di stase ini, Cindy bisa merasakan bagaimana menangani pasien secara langsung, meski masih berstatus sebagai koas.

"Kita langsung face to face sama pasien. Kalau di stase lain kan ada dokter spesialis dan kita lebih belajar dari mereka. Tapi kalo di puskesmas kita lgsg one by one nih jadi lebih berasa tuh gimana bertanggung jawab jadi dokter,"

Menurutnya, ada kesamaan antara perannya menjadi streamer dan profesinya sebagai dokter. Keduanya menuntut profesionalitas tinggi, konsistensi, dan disiplin waktu.

"Kalau di kedokteran kan kita harus konsisten melatih skill kita, kalau di streaming harus konsisten jam terbangnya karena banyak bintang baru, banyak streamer baru," pungkasnya.

(kna/up)