Kematian COVID-19 RI Merangkak Naik, Sebagian Besar Belum Divaksin Lengkap

ADVERTISEMENT

Kematian COVID-19 RI Merangkak Naik, Sebagian Besar Belum Divaksin Lengkap

Hartaty Varadifa - detikHealth
Sabtu, 12 Feb 2022 13:13 WIB
Corona Viruses against Dark Background
Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Dilaporkan pada hari Jumat (11/2/2022), terdapat 100 kematian pasien COVID-19. Jumlah ini menjadi angka kematian dalam sehari tertinggi sejak menyebarnya varian Omicron di awal tahun 2022.

Kembali meningkatnya kasus kematian COVID-19 saat ini turut didorong oleh munculnya varian Omicron di Indonesia. Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Profesor Tjandra Yoga Aditama menanggapi hal ini bahwa varian Omicron memang tidak boleh diremehkan.

"Sekali lagi lebih tingginya angka kematian ini bukan karena Omicron lebih mematikan, tetapi karena jumlah kasus akibat Omicron di negara-negara itu naik amat tinggi sehingga walaupun proporsi kematian lebih kecil daripada Delta tapi angka mutlaknya tetap besar," kata Prof Tjandra dalam pesan yang diterima detikcom pada Sabtu (12/2/2022).

Tidak hanya dipicu oleh munculnya varian baru, angka kematian ini juga dikarenakan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum melakukan vaksinasi lengkap.

Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) periode 21 Januari hingga 8 Februari 2022 menunjukkan, dari 487 pasien COVID-19 yang meninggal, 66 persen di antaranya belum divaksinasi lengkap.

Karena alasan ini pemerintah terus berupaya untuk mendorong laju vaksinasi agar dapat menekan penularan dan angka kasus COVID-19 yang didominasi oleh varian Omicron.

"Kami terus mendorong masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi yang telah disediakan secara gratis oleh pemerintah, termasuk vaksinasi booster, terutama bagi mereka yang lansia. Penelitian terbaru Kemenkes, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Indonesia menunjukkan mereka yang sudah mendapatkan vaksin Sinovac dua dosis, pemberian vaksin booster setengah dosis mampu meningkatkan antibodi yang sebanding dengan dosis penuh," ujar dr Siti Nadia Tarmizi, MEpid, juru bicara vaksinasi COVID-19 seperti dikutip dari rilis Kemenkes.

Simak Video 'Hampir 70 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Karena Belum Divaksin':

[Gambas:Video 20detik]



(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT