Pasien Isoman Diminta Bayar Telemedicine-Obat Tak Sesuai, Bisa Ngadu ke Mana?

ADVERTISEMENT

Pasien Isoman Diminta Bayar Telemedicine-Obat Tak Sesuai, Bisa Ngadu ke Mana?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Senin, 14 Feb 2022 17:30 WIB
Pekerja menunjukkan paket obat COVID-19 di salah satu gerai ekspedisi SiCepat pengiriman barang gerai di Jalan K.S Tubun, Petamburan, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). Pemerintah pusat resmi membagikan sebanyak 300.000 paket obat gratis berupa multivitamin, Azithtromycin, dan Oseltamivir bagi pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di Pulau Jawa dan Bali. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/aww. *** Local Caption ***
Paket obat gratis isoman melalui layanan telemedicine Kemenkes RI. (Foto: ANTARA/RENO ESNIR)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui masih banyak kekurangan yang dilaporkan terkait program telemedicine gratis untuk pasien isolasi mandiri COVID-19. Belakangan bahkan ada laporan pasien isoman harus membayar untuk mendapat fasilitas telemedicine.

"Kalau ada catatan-catatan ketidaksempurnaan di telemedicine, iya," jawab Menkes Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (14/2/2022).

Ia mengatakan total sudah 358 ribu layanan pasien telemedicine gratis yang diberikan dan sekitar 100 ribu orang menerima paket obat COVID-19 gratis. Karenanya, kekurangan di dalam layanan sulit dihindari.

"Dari 358 ribu yang sudah kita layani, 100 ribu sudah dapat obat, ya memang ada kekurangannya," ungkapnya.

Namun, Menkes Budi juga memberikan solusi untuk mengatasi masalah terkait layanan telemedicine ini. Ia membagikan beberapa nomor yang bisa dihubungi untuk protes atau menyampaikan keluhan terkait layanan tersebut.

"Kalau ada kekurangan saya bisa kasih beberapa jalur complain. Pertama, menghubungi 119 ext 9, lalu bisa ke nomor 1500567, yang ketiga complain email ke contact@kemkes.go.id," beber Menkes.

"Jadi kita welcome complain untuk selalu memperbaiki layanan kita," imbuhnya.



Simak Video "Seputar Virus Covid-19 yang Diyakini Buatan Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT