Selasa, 15 Feb 2022 13:58 WIB

Trauma Penipuan di Dating Apps Mampu Sisakan Luka Mendalam

20detik - detikHealth
Jakarta -

Menggunakan dating apps seharusnya jadi pengalaman yang menyenangkan dalam mencari jodoh. Namun, jika malah berujung pada penipuan, justru traumalah yang didapat.

"Scamming di dating apps apalagi masalah keuangan gitu ya, dia tuh akan mengalami namanya double whammy. Traumanya double, trauma kehilangan secara finansial dan juga trauma kehilangan orang yang dicintai. Karena kita nggak akan ngasih kalau kita nggak sayang nih sama orang, kita udah terlanjur sayang sama orangnya, eh dia ternyata nipu. Jadi double sakitnya," jelas Psikolog Klinis dan CEO Welas Asih Healing & Development Center @welasasihid, Bianglala Andriadewi, S.Psi., M.Psi., Psikolog.

Tak hanya itu saja, korban justru seringkali mendapat perundungan dari lingkungan sekitar setelah kejadian malang tersebut menimpanya. Tentu ini akan memperparah luka batin.

"Ada rasa malu ketika jadi victim. 'Aku nggak mau speak up karena biasanya akan disalahkan, lu bego sih kenapa percaya,' gitu kan. Kayak di film Tinder Swindler, perempuan yang speak up di film itu banyak dikomen nyalahin dia," lanjut Bianglala.

Menurut Bianglala, dukungan orang-orang terdekat sangat penting untuk memulihkan luka batin korban. Berikan tanggapan yang tak menghakimi, dan dengarkan keluh kesahnya.

"Kita perhatikan nih kalau ternyata ada teman yang mengarah seperti itu jangan dihakimi. Terima dia lagi, udah dia kehilangan dua hal, terus dia malu untuk menyampaikan karena kesannya 'Kok aku bodoh banget, kok aku bisa ketipu?' Sama adanya ketakutan kekhawatiran untuk memulai hubungan yang baru, karena tadi lukanya double," kata Bianglala

(mjt/mjt)