ADVERTISEMENT

Kamis, 24 Feb 2022 16:45 WIB

Rusia Serang Ukraina, Vaksin COVID-19 Sputnik-V Jadi Masuk RI?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
A medical worker moves a box of Russias Sputnik V coronavirus vaccine out from a refrigerator prior to administering a vaccination in Moscow, Russia, Saturday, Dec. 5, 2020. Thousands of doctors, teachers and others in high-risk groups have signed up for COVID-19 vaccinations in Moscow starting Saturday, a precursor to a sweeping Russia-wide immunization effort. (AP Photo/Pavel Golovkin) Perang Rusia dan Ukraina bikin geger dunia, vaksin Sputnik V jadi masuk RI? (Foto: AP/Pavel Golovkin)
Jakarta -

Dunia dihebohkan perang antara Rusia dan Ukraina. Dampaknya diprediksi bakal berimbas pada banyak negara, banyak orang ikut khawatir termasuk warga RI.

Pemerintah juga sebelumnya sempat mewacanakan penggunaan vaksin COVID-19 Sputnik V dalam program vaksinasi gotong royong, tetapi hingga kini vaksin COVID-19 besutan Rusia itu belum masuk Tanah Air.

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi menekankan, hingga kini pemerintah belum memasukkan vaksin Sputnik V ke dalam program vaksinasi pemerintah.

"Kita tidak menggunakan di program ya (vaksin Sputnik V) sampai saat ini," beber dr Nadia kepada detikcom Kamis (24/2/2022).

Vaksin Sputnik V sebenarnya sudah mendapat persetujuan izin darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI). Vaksin ini didaftarkan oleh PT Pratapa Nirmala sebagai pemegang EUA, yang bertanggung jawab untuk penjaminan keamanan dan mutu vaksin Sputnik V di Indonesia.

Pertimbangan izin darurat vaksin COVID-19 Sputnik V didasari hasil kajian intensif dengan Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin COVID-19 dan Indonesia Tenchnical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

"Sementara untuk efikasinya, data uji klinik fase 3 menunjukkan Vaksin COVID-19 Sputnik-V memberikan efikasi sebesar 91,6 persen (dengan rentang confidence interval 85,6 persen hingga 95,2 persen)," beber Kepala Badan POM Penny K Lukito dalam keterangan tertulis, Jumat (25/8/2022).



Simak Video "WHO Bicara Prospek Vaksin Covid-19 Hirup untuk Akhiri Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT