ADVERTISEMENT

Senin, 28 Feb 2022 10:30 WIB

Gegara Perang Rusia-Ukraina, 2 Penyakit Ini Bisa Kembali Mewabah

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Virus Corona kembali membayangi sejumlah negara di Eropa. Para tenaga kesehatan di Rumania hingga Ukraina pun terus berjibaku merawat pasien COVID-19. Gegara perang Rusia-Ukraina, 2 penyakit ini bisa kembali mewabah (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Konflik Rusia dan Ukraina kian memanas. Situasi terbaru, tentara Ukraina tengah mencoba mengusir invasi Rusia skala penuh di ibu kota Kyiv.

Kondisi tersebut ternyata tidak hanya berpengaruh pada kondisi ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Tetapi juga berpengaruh pada sistem kesehatan dan kondisi kesehatan masyarakat setempat.

Konflik mempersulit orang yang memiliki kondisi medis untuk mendapat perawatan seperti pengidap diabetes atau kanker. Terlebih, invasi Rusia dilakukan di tengah pandemi COVID-19 dan Ukraina tengah menghadapi peningkatan kasus polio anak.

Diperkirakan virus Corona maupun polio, bisa menyebar ketika banyak orang berkumpul di tempat penampungan atau berusaha melarikan diri dari negara.

"Krisis yang terjadi di Ukraina saat ini meningkatkan risiko penyebaran virus secara nasional dan internasional," kata juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tarik JaĊĦarevi dikutip dari NBC, Senin (28/2/2022).

Konflik Berpengaruh pada Kestabilan Perawatan Medis

dr Timothy Erickson, seorang dokter di Brigham and Women's Hospital dan anggota fakultas di Harvard Humanitarian Initiative mengatakan ada kekhawatiran jumlah kasus polio bertambah.

"Dengan adanya konflik (Rusia-Ukraina), kasus polio tidak hanya meningkat tetapi juga bisa muncul kembali di negara-negara yang pernah dianggap sukses memberantas polio," ujarnya.

Kekhawatiran lain yang muncul, dalam jangka waktu dekat, akan ada gangguan perawatan medis seperti kurangnya pasokan obat dan banyaknya rumah sakit yang tutup. Kondisi tersebut tentu berbahaya bagi pasien yang tidak memiliki penyakit menular seperti penyakit diabetes, jantung, kanker atau penyakit serius lainnya.

"Kita membicarakan kekhawatiran tentang insulin untuk pasien diabetes, obat jantung, kemudian beberapa penyakit serius dan mahal seperti perawatan kanker, dialisis," kata Paul Spiegel, Direktur Pusat Kesehatan Kemanusiaan John Hopkins.

Peningkatan Kasus COVID-19 di Ukraina

Selain polio, kemungkinan penularan kasus COVID-19 di Ukraina juga akan meningkat.

"Jumlah kasus masih sangat tinggi dan kit masih dalam masa COVID yang paling sulit saat ini," ungkap Jarno Habich, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia di Ukraina.

Kekhawatiran lain akibat konflik Rusia-Ukraina berkaitan dengan ICU. Jika angka kasus COVID-19 terus melonjak, rumah sakit tentunya akan kewalahan lantaran harus menangani korban akibat perang dan pasien COVID-19.



Simak Video "Soal Konflik Rusia-Ukraina, WHO: Perang Ini Harus Dihentikan"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT