Sabtu, 05 Mar 2022 08:05 WIB

Hero Tito, Petinju Nasional yang Meninggal Dunia Akibat Cedera Otak

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Hero Tito Hero Tito meninggal dunia. (Foto: Instagram @herotheliontito)
Jakarta -

Hero Tito, seorang petinju nasional, meninggal dunia usai menjalani perawatan empat hari di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ia dikabarkan tak sadarkan diri usai di-uppercut oleh lawannya, James Mokoginta, di ring Hollywings Jakarta, Minggu (27/2/2022).

Selama dirawat, dokter mendiagnosa petinju bernama asli Hero Purwanto itu menderita pembengkakan otak akibat cedera yang didapatkan saat bertanding.

Berkaca dari peristiwa tersebut, lantas, apa itu pembengkakan otak akibat cedera? Simak informasi berikut

Cedera Otak

Dikutip dari Mayoclinic, Jumat (4/3/2022), cedera otak traumatis atau traumatic brain injury (TBI) disebabkan oleh pukulan keras atau sentakan ke kepala atau tubuh. Benda yang menembus jaringan otak, seperti peluru atau pecahan tengkorak, juga dapat menyebabkan cedera otak traumatis.

Cedera otak traumatis ringan dapat mempengaruhi sel-sel otak seseorang dalam waktu sementara. Sedangkan cedera otak traumatis yang tergolong serius dapat mengakibatkan memar, jaringan robek, pendarahan, dan kerusakan fisik lainnya pada otak. Bahkan, bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang atau kematian.

Gejala Cedera Otak

Adapun gejala yang mungkin muncul apabila seseorang mengalami cedera otak. Berikut ini informasinya.

Cedera Otak Ringan

Gejala Fisik

  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Kelelahan atau kantuk
  • Masalah dengan ucapan
  • Pusing atau kehilangan keseimbangan

Gejala Sensorik

Masalah sensorik, seperti penglihatan kabur, telinga berdenging, rasa tidak enak di mulut atau perubahan kemampuan mencium
Kepekaan terhadap cahaya atau suara

Gejala Kognitif

  • Kehilangan kesadaran selama beberapa detik hingga beberapa menit
  • Tidak ada kehilangan kesadaran, tetapi keadaan linglung, bingung atau disorientasi
  • Masalah memori atau konsentrasi
  • Perubahan suasana hati atau perubahan suasana hati
  • Merasa tertekan atau cemas
  • Sulit tidur
  • Tidur lebih dari biasanya

Cedera Otak Sedang hingga Berat

Gejala Fisik

  • Kehilangan kesadaran dari beberapa menit hingga berjam-jam
  • Sakit kepala persisten atau sakit kepala yang memburuk
  • Muntah atau mual berulang
  • Kejang atau kejang
  • Pelebaran salah satu atau kedua pupil mata
  • Cairan bening mengalir dari hidung atau telinga
  • Ketidakmampuan untuk bangun dari tidur
  • Kelemahan atau mati rasa pada jari tangan dan kaki
  • Kehilangan koordinasi

Gejala Kognitif

  • Kebingungan yang mendalam
  • Agitasi, sikap agresif, atau perilaku tidak biasa lainnya
  • Bicara cadel
  • Koma dan gangguan kesadaran lainnya


Simak Video "Kenali Hubungan Hipertensi dan Pendarahan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)