Selasa, 08 Mar 2022 11:15 WIB

PPKM Level 4 di Mana Saja? Ini Daftar Wilayah dan Aturan yang Berlaku

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Pedagang Kaki Lima (PKL) tetap berjualan di Trotoar Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu (12/5/2021). Meski hari raya Idul Fitri tinggal satu hari lagi para pedagang tetap berjualan di trotoar. PPKM level 4 di mana saja? (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

PPKM level 4 di mana saja sih? Mengingat pemerintah kembali memperbarui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah, termasuk Jawa-Bali pada 7 Maret 2022 kemarin.

Meskipun sebagian besar wilayah diberlakukan PPKM level 2 dan 3, namun ada juga wilayah yang masih mengalami kenaikan kasus COVID-19 sehingga diberlakukan PPKM level 4. Lantas, PPKM level 4 di mana saja? Cek jawabannya di bawah ini.

PPKM Level 4 di Mana Saja? Ini Wilayahnya

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 4, level 3, level 2, Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa Bali, PPKM level 4 diberlakukan di wilayah:

1. Jawa Tengah

  • Kota Magelang

2. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

  • Kabupaten Sleman
  • Kabupaten bantul
  • Kota Yogyakarta
  • Kabupaten Kulonprogo
  • Kabupaten Gunung Kidul

3. Jawa Timur

  • Kota Madiun

PPKM Level 4 di Mana Saja? Ini Aturan yang Berlaku

Selain mengetahui PPKM level 4 di mana saja, masyarakat juga perlu tahu tentang aturan yang diberlakukan sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU, yaitu:

1. PTM/PJJ

Pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 05/KB/202l, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/ MENKES/ 6678/ 2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19);

2. WFO

Pelaksanaan kegiatan pada sektor non esensial diberlakukan maksimal 25% (dua puluh lima persen) WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja.

3. Gym

Fasilitas pusat kebugaran/gym, ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom diizinkan buka dengan memakai aplikasi PeduliLindungi.

Kapasitas pengunjung maksimal 25 persen, serta penyediaan makanan dan minuman pada fasilitas ruang pertemuan/ruang rapat/meeting room, dan ruang pertemuan dengan kapasitas besar/ballroom disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.

Berlaku juga untuk anak usia di bawah 12 tahun yang menunjukkan hasil negatif antigen (H-1)/PCR (H-2).

4. Supermarket

Jam operasional supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan dibatasi sampai pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

Supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen dan jam operasional sampai pukul 20.00.

5. Apotik dan Toko Obat

Apotik dan toko obat dapat buka selama 24 jam

6. Restoran dan Warung Makan

Warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jalan, dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 21.00. Maksimal pengunjung makan juga dibatasi 50 persen dari kapasitas dan waktu makan maksimal 60 menit.

Restoran/rumah makan hingga kafe diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 21.00. Kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen dengan waktu makan maksimal 60 menit.

Selain itu, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Sedangkan restoran/rumah makan hingga kafe yang buka pada malam hari dapat beroperasi pada pukul 18.00 sampai 00.00 waktu setempat dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kapasitas pengunjung dibatasi menjadi 25 persen dan waktu makan maksimal 60 menit. Wajib juga menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

7. Mal

Kapasitas pengunjung pada pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan dibatasi menjadi 50 persen dengan jam operasional sampai pukul 21.00.

Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai, serta hanya kategori Hijau yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Anak usia dibawah 12 tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 tahun sampai dengan 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

Tempat bermain anak-anak, dan tempat hiburan dalam pusat perbelanjaan/ mall/ pusat perdagangan dapat dibuka dengan kapasitas maksimal 35 persen dengan syarat menunjukkan bukti vaksinasi lengkap khusus untuk setiap anak usia 6 sampai dengan 12 tahun yang masuk.

8. Bioskop

Bioskop dapat beroperasi dengan ketentuan kapasitas pengunjung maksimal 25 persen dan hanya kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan.

Anak usia dibawah 12 tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 tahun sampai dengan 12 tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama.

9. Tempat Ibadah dan Fasilitas Umum

Tempat ibadah (Masjid, Musholla, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), dapat mengadakan kegiatan peribadatan/ keagamaan berjamaah selama masa penerapan PPKM Level 4 (empat) dengan maksimal 50 persen kapasitas, serta menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat dengan memperhatikan ketentuan teknis dari Kementerian Agama.

Sedangkan fasilitas umum (area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) dibuka dengan kapasitas maksimum 25 persen.

10. Kegiatan Seni Budaya

Kegiatan seni, budaya, olahraga dan sosial kemasyarakatan (lokasi seni, budaya, sarana olahraga dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan) dapat dilakukan dengan kapasitas maksimum 25 persen.

Wajib menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai akses masuk.

11. Transportasi Umum

Transportasi umum (kendaraan umum, angkutan masal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dan 100 persen untuk pesawat terbang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

12. Resepsi Pernikahan

Pelaksanaan resepsi pernikahan dapat diadakan dengan maksimal 25 persen (dua puluh lima persen) dari kapasitas ruangan dan tidak mengadakan makan di tempat dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Bagi masyarakat yang belum mengetahui PPKM level 4 di mana saja? Pemerintah telah menerapkan di sejumlah wilayah, yaitu kota Magelang, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunungkidul, dan Kota Madiun. Adapun syarat dan ketentuannya mengikuti Inmendagri Nomor 15 Tahun 2022 yang berlaku.



Simak Video "Pertimbangan Epidemiolog soal Perlu Tidaknya PPKM Diperpanjang Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)