Wanita Ukraina Banyak Diminati sebagai Surrogate Mother, Inikah Alasannya?

ADVERTISEMENT

Wanita Ukraina Banyak Diminati sebagai Surrogate Mother, Inikah Alasannya?

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Jumat, 11 Mar 2022 07:27 WIB
ilustrasi hamil
Foto: thinkstock
Jakarta -

Surrogate mother atau ibu pengganti sudah banyak digunakan tak terkecuali para selebriti terkenal. Seorang ibu pengganti menyediakan rahimnya untuk ditanami embrio hasil pembuahan pasangan lain.

Beberapa pesohor yang menggunakan jasa ibu pengganti di antaranya Nick Jonas dan Priyanka Chopra, Cameron Diaz dan Benji Madden, Kim Kardashian dan Kanye West, serta Nicole Kidman and Keith Urban serta masih banyak lagi.

Di Indonesia memang belum banyak yang tau tentang ibu pengganti atau surrogate mother karena masih menjadi kontroversi penggunaan ibu pengganti untuk punya anak.

Tidak hanya itu, proses hukumnya pun rumit karena memilih dari satu negara bagian ke negara bagian lain. Ketika memilih untuk melakukan program ini, pasangan harus memilih siapa wanita terbaik untuk menjadi ibu yang akan melahirkan anak mereka.

Di antara seluruh negara di dunia, Ukraina merupakan negara dengan jumlah ibu pengganti terbanyak. Ada beberapa alasan mengapa wanita Ukraina diminati sebagai ibu pengganti bagi banyak pasangan. Menurut Growing Families, Ukraina adalah negara populer kedua setelah Amerika Serikat untuk mencari layanan ibu pengganti.

Lalu mengapa Ukraina bisa menjadi ibu pengganti terbanyak dan bagaimana nasib ibu pengganti saat ini?

Alasan wanita Ukraina paling diminati sebagai ibu pengganti

Ukraina merupakan salah satu negara yang mengizinkan warga negara asing untuk memilih ibu pengganti, oleh karena itu Ukraina diyakini sebagai negara dengan jumlah ibu pengganti terbanyak di dunia.

Banyak negara asing yang datang ke Ukraina untuk mencari ibu pengganti, karena mereka dapat secara legal memperkerjakan orang lokal untuk melahirkan anak-anak mereka.

Diluncurkan dari halaman Brilliantbeginnings, Ukraina memiliki kerangka hukum yang mengakui orang tua sah dari seorang anak yang lahir melalui ibu pengganti, dan memungkinkan ibu pengganti menjadi orang tua asing.

Namun ada syarat tertentu yang mungkin harus dipenuhi oleh calon orang tua, misalnya harus heteroseksual, menikah, dan memberikan alasan medis untuk memilih ibu pengganti.

Untuk proses surrogacy di Ukraina biasanya didorong oleh sisi klinis. Layanan surrogacy menyediakan klinik kesuburan yang menawarkan IVF (In Vitro Fertilization).

Layanan ini mengelola seluruh perjalanan pengganti, termasuk dari menemukan dan menyaring pengganti yang cocok, donor telur, memberikan perawatan kesuburan, perawatan pengganti selama kehamilan dan kelahiran, dan menawarkan layanan administrasi kepada orang tua yang dituju, termasuk mengatur akomodasi, beberapa dokumen, dan proses hukum.

Lalu, sekarang setelah terjadi perang antara Rusia dan Ukraina, apa yang akan terjadi dengan keberlangsungan program surrogate ini?

KLIK DI SINI UNTUK KE HALAMAN SELANJUTNYA



Simak Video "Ukraina Dinilai Mampu Pertahankan Sistem Pengawasan Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT