Sering mengalami gangguan pencernaan terus menerus? Hati-hati, patut diwaspadai adanya indikasi kanker kolorektal. Buang air besar (BAB) tidak lancar atau bahkan berdarah termasuk di antaranya.
Namun, apakah benar sering kentut dan perut kembung menjadi gejala kanker usus?
Berbicara dalam webinar Deteksi Dini dan Tatalaksana Kanker Kolorektal, dokter bedah kanker dr Fajar Firsyada ada lima gejala kanker kolorektal yang sering terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejala tersebut adalah:
- BAB tidak tuntas
- diare berhari-hari
- feses berdarah
- berat badan turun secara drastis
- lemah dan lemas.
Menurutnya, sering kentut dan kembung tidak selalu berarti gejala kanker kolorektal, tetapi bisa jadi gejala penyakit lain.
"Tidak melulu kasus kembung itu kecurigaan kanker. Bisa juga pada kasus ada kolitis atau infeksi di usus besar, di mana produksi dari kuman yang ada di usus besar itu memproduksi gas sehingga banyak kentut," jelas dr Fajar.
Jika merasa sering kembung dan ketut sebaiknya melakukan pemeriksaan feses dan juga menjalankan kolonoskopi.
"Dari situ (kolonoskopi) bisa ketahuan apakah itu normal atau ada kelainan, baik berupa peradangan, kolitis, atau proktitis. Sehingga bisa diobati dengan baik dan benar untuk menghilangkan resiko terjadinya kanker usus besar," tambahnya.
Pemeriksaan kolonoskopi juga berguna untuk mendeteksi secara awal risiko kanker usus besar dari pasien yang menderita polip. Umumnya polip bersifat jinak. Namun, bila terlambat diketahui akan beruba ganas dan menjadi kanker.
(up/up)











































