Senin, 14 Mar 2022 15:30 WIB

Cara Mengatasi Dada Sesak, Gejala yang Dialami Pasien Omicron

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Omicron Corona Virus Variant Cara mengatasi dada sesak akibat COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/MCCAIG)
Jakarta -

Ada sejumlah cara mengatasi dada sesak akibat COVID-19, termasuk Omicron. Mengingat salah satu gejala Omicron dapat berupa dada sesak atau sesak napas yang dialami oleh sejumlah pasien.

Meskipun demikian, gejala sesak napas atau dada sesak ini lebih sering dialami oleh pasien Delta daripada Omicron.

Hal ini pun juga dibenarkan oleh dokter spesialis paru senior dari RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K), dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Selasa (22/2/2022).

"Gejala sesak, anosmia, atau menurunnya indera membau dan mengecap. Itu yang nge khas pada delta dan ini jarang kita temukan pada pasien Omicron," dr Erlina Burhan.

"Omicron ini lebih banyak berkembang biak di saluran pernapasan atas, sedikit sekali dia berkembang biak di jaringan paru atau saluran pernapasan bawah. Itu mengapa pada kasus-kasus Omicron, jarang sekali kita temukan orang dengan sesak napas. Tapi bukan berarti tidak ada, tapi ada ya (jarang)," lanjutnya.

Sebagai informasi, dada sesak atau sesak napas adalah seseorang mengalami kesulitan bernapas lantaran kurangnya pasokan udara yang masuk ke paru-paru.

Dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga, Senin (14/3/2022), seseorang yang mengalami sesak napas biasanya akan mengalami gejala, seperti napas cepat, cemas dan gelisah, mengantuk, terlihat bingung, bibir biru, susah bicara, dan mengeluarkan keringat secara berlebih.

Itu mengapa salah satu gejala COVID-19, termasuk Omicron ini tak boleh diabaikan lantaran bisa memicu kondisi fatal.

Cara Mengatasi Dada Sesak

Dikutip dari Healthline, Senin (14/3/2022), berikut 5 cara mengatasi dada sesak akibat COVID-19, termasuk Omicron sebagai pertolongan pertama.

1. Bernapas Melalui Mulut

Ketika mengalami sesak napas, usahakan jangan panik dan tetap tenang. Pasalnya, panik dapat membuat seseorang semakin sulit untuk bernapas.

Cobalah untuk bernapas melalui mulut sebagai cara mengatasi dada sesak. Pertama-tama, tenangkan pikiran dan rileks, kemudian ambil napas melalui hidung secara perlahan. Tahan sebentar dan keluarkan melalui mulut secara perlahan sampai sesak napas berkurang.

2. Menggunakan Kipas Angin

Berdasarkan sebuah penelitian, penggunaan kipas angin untuk meniupkan udara ke hidung dan ke wajah dapat mengurangi sesak napas.

Berdasarkan penelitian, penggunaan kipas angin untuk meniupkan udara ke hidung dan wajah, dapat mengurangi sesak napas. Saat menghirup udara dari kipas angin, Anda mendapat banyak udara yang masuk. Ini terbukti menjadi cara yang efektif dalam mengurangi gangguan pernafasan tanpa obat obatan.

3. Meminum Kopi Hitam

Cara mengatasi dada sesak berikutnya bisa dilakukan dengan cara meminum kopi hitam. Penelitian membuktikan bahwa kafein dapat meningkatkan fungsi saluran pernapasan pada penderita asma, sehingga memudahkannya untuk menghirup udara.

Meskipun demikian, jangan terlalu banyak meminum kopi lantaran bisa meningkatkan detak jantung. Minumlah kurang lebih 4 kali tegukan sampai napas kembali normal.

4. Berbaring

Pasien COVID-19 yang mengalami dada sesak bisa mencoba untuk berbaring miring dengan bantal di antara kedua kaki dan kepala ditinggikan bertumpu pada bantal. Usahakan posisi punggung tetap lurus.

Bisa juga berbaring telentang dengan kepala ditinggikan beralaskan bantal dan lutut ditekuk dengan meletakkan bantal di bawah lutut.

Kedua posisi ini membantu tubuh dan saluran udara rileks dan pernapasan menjadi lebih mudah.

5. Mengkonsumsi Jahe Segar

Cara mengatasi dada sesak berikutnya, bisa mencoba mengkonsumsi jahe segar sebagai minuman herbal.

Pasalnya, mengkonsumsi jahe segar dapat membantu mengatasi sesak napas yang disebabkan oleh infeksi pernapasan. Sebuah studi menunjukkan, jahe sangat efektif dalam memerangi virus yang menjadi penyebab umum infeksi saluran pernapasan.

Apabila 5 cara mengatasi sesak napas di atas tak efektif meredakan gejala COVID-19, termasuk Omicron ini, segera menghubungi dokter untuk mendapatkan pertolongan utama.



Simak Video "Pakar Sebut Pasien Omicron Jarang Anosmia dan Sesak Napas"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)