Selasa, 15 Mar 2022 15:15 WIB

Moskow Umumkan Bebas Masker, Rusia Sudah 'Bye-bye' COVID-19?

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Citizens of Central Asian countries, who are stuck in Moscow after ex-Soviet states closed borders and stopped flights over the coronavirus pandemic, wait for flights to get back home at Moscows Vnukovo airport on March 24, 2020. - With flights cancelled and borders closed, many migrant workers in Russia have found themselves trapped and unable to return to their home countries. Hundreds are stranded in airports throughout the country hoping they will be able to secure travel home. (Photo by Alexander NEMENOV / AFP) Moskow, Rusia (Foto: AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Jakarta -

Pemerintah kota Moskow, Rusia, kini memutuskan untuk menghapus sejumlah tindakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan COVID-19, Selasa (15/3/2922). Pernyataan ini pun disampaikan langsung oleh wali kota, Sergey Sobyanin, dalam blognya.

Dikutip dari laman TASS, Selasa (15/3), Sobyanin menjabarkan protokol yang dihapuskan, mulai dari penggunaan masker, pengukuran suhu, serta penempatan partisi pemisah antar meja di kantor dan tempat publik lainnya.

"Dalam keadaan saat ini, keputusan ini juga akan mendukung bisnis, yang sudah mengalami tekanan sanksi serius," tulis Sobyanin.

Sebagaimana diketahui, Moskow telah mewajibkan penggunaan masker di tempat umum pada Mei 2020 lalu. Terdapat sejumlah sanksi yang diterapkan apabila tidak menggunakan masker, yaitu membayar sebesar 4.000 hingga 5.000 rubel tergantung lokasi tempat pelanggaran.

Hingga saat ini, Moskow tetap menjadi wilayah terparah yang diserang COVID-19 di Rusia, meskipun menunjukkan tren penurunan kasus.



Simak Video "Epidemiolog Minta Kebijakan Penggunaan Masker Kembali Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)