ADVERTISEMENT

Selasa, 15 Mar 2022 16:00 WIB

Ada Lampu Hijau WHO, Kapan RI Bolehkan Swab Antigen Mandiri di Rumah?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
PT Kereta Commuter Indonesia gelar rapid test antigen untuk skrining COVID-19 bagi calon penumpang KRL. Stasiun Manggarai, Jaksel, jadi salah satu lokasi tes antigen. Swab antigen mandiri, kapan diperbolehkan di Indonesia? (Foto: Andhika Prasetia)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini memperbarui rekomendasi testing COVID-19. Warga diizinkan menjalani tes mandiri dengan swab antigen lantaran akurasinya setara dengan swab yang dilakukan profesional kesehatan.

Namun, Kementerian Kesehatan RI hingga kini belum mengeluarkan kebijakan serupa. Menurut juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, rekomendasi pemerintah masih mengacu pada KMK pemeriksaan rapid test antigen.

"Saat ini pembahasan lebih dalam masih dilakukan bersama para ahli," terang dr Nadia dalam konferensi pers Selasa (15/3/2022).

Ketentuan penggunaan testing sampai saat ini masih merujuk pada KMK pemeriksaan rapid test antigen yang masih disarankan dilakukan dengan tenaga medis dan di fasilitas kesehatan atau laboratorium yang memenuhi syarat," tandas dr Nadia.

Diberitakan sebelumnya, WHO memberikan izin swab antigen mandiri di rumah demi mengurangi ketidakmerataan akses tes COVID-19. Tetapi dengan catatan, alat rapid test antigen yang digunakan memiliki sensitivitas lebih dari 80 persen dan spesifisitas melampaui 97 persen.



Simak Video "200 Kasus Covid-19 'Ganas' di Beijing Teridentifikasi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT