Senin, 21 Mar 2022 05:18 WIB

Dot dan Empeng Bikin Gigi Anak Tonggos, Mitos atau Fakta?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Copy space shot of little girl with pacifier sitting on the floor of living room. She is surrounded with stuffed toys and soft pillows. Foto: Getty Images/fotostorm
Jakarta -

Banyak anggapan dot dan empeng bisa bikin gigi anak tonggos. Ada benarnya, tetapi tidak sepenuhnya tepat. Ini penjelasan yang lebih ilmiah dari pakarnya.

"Dotnya sendiri nggak merusak. Tapi yang bisa menyebabkan sampai menimbulkan perubahan pada rahan itu lebih ke arah waktu," kata drg Julieta Pancawati, SpORT, spesialis ortodonti dari RS Cipto Mangunkusumo.

Dicontohkan, anak yang ngempeng terus menerus ketika giginya sedang tumbuh maka ada risiko menjadi lebih tonggos. Demikian juga dot susu yang diisap terus menerus, disebutkan bisa merendam gigi dengan cairan susu.

"Jadi bukan mpengnya yang merusak, tapi cairan susu yang berada terus menerus di dalam mulut," jelas drg Julieta.

Secara alamiah, rongga mulut punya berbagi macam mikroorganisme. Berbagai asupan makanan dan minuman juga menyisakan gula di rongga mulut tersebut.

"Kombinasi antara waktu, adanya gula, dan adanya kuman, itu akan menyebabkan adanya asam. Nah asam ini yang akan menyebabkan kerusakan pada gigi anak," jelasnya lagi.

Jadi yang terpenting, tidak disarankan anak tidur dengan dot atau empeng terus menerus. Selesai minum susu, dianjurkan untuk melepas dot atau empeng lalu berkumur.

TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI



Simak Video "Ahli Gizi: Susu Bear Brand Sama Seperti Susu UHT Biasa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)