Rabu, 23 Mar 2022 15:01 WIB

Jadi Destinasi Favorit, Pengobatan Apa yang Paling Dicari Warga RI di Malaysia?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A man wearing a face mask walks along an empty road in front of the Twin Towers during the first day of Full Movement Control Order (MCO) in Kuala Lumpur, Malaysia, Tuesday, June 1, 2021. Malls and most businesses in Malaysia shuttered Tuesday as the country began its second near total coronavirus lockdown to tackle a worsening pandemic that has put its healthcare system on the verge of collapse. (AP Photo/Vincent Thian) Foto: AP/Vincent Thian
Jakarta -

Tidak sedikit warga Indonesia memilih berobat ke negara tetangga. Salah satu destinasi yang banyak dituju yakni Malaysia.

Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) Mohd Daud Mohd Arif mengatakan masyarakat Indonesia yang mencari second opinion ataupun melakukan medical check-up pengobatan ke Malaysia sudah bukan hal yang baru.

"Onkologi, kardiologi, ortopedi, fertility. Selain daripada itu health screening juga high demand dicari warga Indonesia," bebernya saat ditemui di Pullman Central Park, Jakarta Barat, Rabu (23/3/2022).

Mohd Daud menambahkan di masa pandemi pun animo pasien Indonesia yang ingin berobat ke Malaysia masih tinggi. Di tahun 2021, ada sekitar 600-an pasien Indonesia berobat ke Malaysia.

"Indonesia punya RS dan dokter yang bagus. Di Malaysia itu lebih ke opsi tambahan dan pilihan untuk pasien," tambahnya.

Direktur Market MHTC Farah Delay mengatakan warga Jakarta, Medan, dan Surabaya paling banyak datang ke Malaysia untuk berobat. Saat ini juga perawatan yang paling banyak dicari adalah pengobatan pasca infeksi COVID-19.

"Long COVID treatment juga sekarang mulai banyak dicari. kali ini kalau dilihat di 2022 lebih detail untuk health screening long COVID," sebuf Farah.



Simak Video "Malaysia yang Sudah Mulai Masuk Fase Awal Endemi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)