Mengenal Fisura Ani, Cedera Anus yang Dikaitkan dengan Kematian Tiktokers

ADVERTISEMENT

Mengenal Fisura Ani, Cedera Anus yang Dikaitkan dengan Kematian Tiktokers

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 24 Mar 2022 19:00 WIB
Man suffers from diarrhea is sitting on toilet bowl and toilet paper roll near his legs - diarrhea concept
Fisura ani seringnya dipicu BAB yang terlalu keras. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz)
Jakarta -

Fisura Ani adalah sejenis cedera atau luka yang bisa terjadi pada anus. Dikutip dari WebMD, fisura ani merupakan kondisi saat anus mengalami sobekan yang biasanya dipicu oleh sembelit, diare, atau persalinan.

Di media sosial fisura ani belakangan jadi perbincangan setelah dikaitkan dengan kematian pengguna Tiktok populer "maskrayy1". Hal yang kemudian dibantah oleh sang kekasih, Ikke Jenner, lewat Instagram.

"Aku cuma mau bilang, dia meninggal bukan karena fisura ani," tulis Ike seperti dikutip pada Kamis (24/3/2022).

Penyebab Fisura Ani

Fisura ani seringnya disebabkan ketika anus tertarik merenggang melewati batas. Penyebab umumnya adalah:

  • Buang air besar (BAB) terlalu keras dan besar
  • Konstipasi atau sembelit
  • Diare kronis
  • Seks anal
  • Melahirkan

Ada juga penyebab fisura ani lainnya yang lebih jarang terjadi, seperti:

  • Penyakit Chron dan penyakit radang usus lainnya
  • Kanker anus
  • HIV (Human Immunodeficiency Virus)
  • Tuberkulosis
  • Sifilis atau raja singa

Mencegah Fisura Ani

Fisura ani dapat dialami oleh semua kelompok usia dan jenis kelamin. Karena fisura ani umumnya disebabkan oleh pergerakan feses, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:

1. Konsumsi Sayur dan Buah

Serat yang ada di sayur dan buah akan sangat membantu memperlancar pergerakan feses di saluran cerna. Dampaknya BAB jadi lebih halus, mencegah sembelit.

2. Minum Air Putih

Menjaga kebutuhan cairan tubuh dengan air putih dapat membantu mencegah sembelit. Dengan cairan tubuh terjaga maka feses juga bisa menjadi lebih lunak, tidak terlalu keras saat BAB.

3. Jangan Tahan BAB

Bila merasa ingin BAB maka sebaiknya jangan ditahan-tahan. Feses yang menumpuk di usus terlalu lama dapat menjadi lebih keras.

4. Olahraga

Olahraga dapat membantu mencegah pergerakan saluran cerna. Jangan lupa olahraga minimal 30 menit sehari atau 150 menit per minggu.



Simak Video "Kurang Serat Harian, Penyebab Sembelit, dan Imunitas Menurun"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT