Mengenal Diet Whole Food, Dilakukan Ivan Gunawan untuk Turunkan Berat Badan

ADVERTISEMENT

Mengenal Diet Whole Food, Dilakukan Ivan Gunawan untuk Turunkan Berat Badan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Jumat, 25 Mar 2022 15:33 WIB
Ivan Gunawan
Ivan Gunawan (Foto: Instagram @ivan_gunawan)
Jakarta -

Ivan Gunawan tampil lebih ramping usai menjalani diet whole food. Diketahui, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 25 kg dalam waktu dua bulan.

Saat menjalankan dietnya, Ivan Gunawan menghindari berbagai jenis makanan cepat saji dan junk food. Juga, membatasi konsumsi gula dan rutin berolahraga.

Lantas, apa sih itu diet whole food?

Dikutip dari Everydayhealth, Jumat (25/3/2022), whole food merupakan salah satu metode diet yang dilakukan dengan mengkonsumsi makanan utuh dan menghindari makanan olahan, seperti biji-bijian, buah-buahan, hingga daging tanpa lemak.

"Sedekat mungkin dengan bentuknya yang alami dan tidak diproses. Mereka termasuk makanan seperti biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, daging tanpa lemak seperti ayam dan ikan, susu, yogurt, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian," tutur Lisa Young, PhD, RDN, penulis of Finally Full, Finally Slim and professor at New York University.

Diet whole food untuk kesehatan

Banyak ahli yang percaya bahwa diet yang dilakukan oleh Ivan Gunawan ini memiliki manfaat kesehatan. Berikut penjelasannya.

1. Mencegah penyakit kronis

Diet yang menekankan makanan nabati cenderung dikemas dengan nutrisi, termasuk vitamin, mineral, dan antioksidan. Cara ini juga secara alami dapat membantu membatasi asupan lemak dan kalori, sehingga dipercaya dapat mencegah sejumlah kondisi serius, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, ginjal kronis, dan autoimun.

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Diet makanan utuh atau whole diet dapat mendukung meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebab, dari diet tersebut seseorang bisa mendapatkan berbagai nutrisi dari makanan yang dimakan, seperti vitamin C, seng, dan selenium, yang dikenal dapat meningkatkan imunitas tubuh.

Makanan diet whole food

Ada sejumlah makanan yang bisa dikonsumsi saat menjalani diet whole food, seperti:

  • Biji-bijian utuh (misalnya, oatmeal yang dipotong baja atau kuno, quinoa, beras merah, farro, bulgur)
  • Buah-buahan
  • Sayuran nonstarchy (asparagus, kacang hijau, paprika)
  • Jagung, wortel, dan kentang
  • Alpukat
  • Unggas
  • Makanan laut, termasuk ikan
  • Telur
  • Yogurt hambar
  • Pondok keju
  • Keju
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Kacang-kacangan (kacang polong dan lentil)
  • Minyak (minyak zaitun, minyak alpukat)

Pantangan makanan diet whole food

  • Roti putih
  • Kentang goreng
  • Campuran makanan ringan
  • Keripik dan kerupuk
  • Pizza beku
  • Makanan cepat saji
  • Snack bar
  • Makaroni dan keju kotak
  • Chicken nugget
  • Hot dog
  • Makanan panggang komersial
  • Daging deli
  • Sebagian besar makanan microwave
  • Permen
  • Soda dan minuman manis lainnya


Simak Video "Covid-19 Jadi Penyebab Munculnya Kasus Polio di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT