Sabtu, 26 Mar 2022 16:05 WIB

Hati-hati! 70 Persen Pasien Long COVID Alami 2 Gejala Ini

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Gejala yang dialami 70 persen pasien COVID-19 berkepanjangan (long COVID). Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Terinfeksi COVID-19 memang tak bisa dianggap remeh. Pasalnya, di beberapa kasus, ada yang mengalami efek long COVID atau gejala yang berkepanjangan.

Kondisi ini tak hanya menyerang orang dewasa, lansia, hingga komorbid, tetapi juga bisa dialami oleh anak-anak.

"Setiap individu yang berbeda memiliki respons imun yang bervariasi, sehingga potensi mendapat gejala berkepanjangan juga berbeda pada satu orang dengan yang lain," jelas dr Ashutosh Shukla, direktur senior penyakit dalam di Rumah Sakit Max di Guragon, India, dikutip dari Deseret News, Sabtu (26/8/2022).

Selain kelelahan, nyeri otot, hingga rambut rontok, para peneliti dari University of Cambridge mengungkapkan bahwa ada dua gejala yang paling mendominasi 70 persen kasus long COVID-19.

Adapun dua gejala tersebut yang paling banyak dialami oleh sejumlah pasien adalah masalah ingatan dan kurang konsentrasi.

Berdasarkan studi mendalam, satu dari setiap 10 pasien COVID-19 mengidap beberapa masalah neurologis lainnya setelah infeksi awal. Gejalanya bisa permanen atau bisa bertahan hingga satu tahun.



Simak Video "Epidemiolog Tegaskan Sering Terinfeksi Covid-19 Tak Bikin Tubuh Kian Kebal"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/fds)