Babak Baru Perseteruan MKEK-IDI Vs dr Terawan, Masih Bisakah 'Rujuk' Lagi?

ADVERTISEMENT

Babak Baru Perseteruan MKEK-IDI Vs dr Terawan, Masih Bisakah 'Rujuk' Lagi?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 26 Mar 2022 20:51 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Eks Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto dipecat dari keanggotaan IDI. Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Perseteruan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Indonesia (MKEK) dengan mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto, SpRad memasuki babak baru dengan pemecatan permanen dari keanggotaan IDI. Anggota Komisi IX DPR RI menyinggung inovasi-inovasi dr Terawan yang meskipun kontroversial, dinilainya perlu diapresiasi.

Wakil Ketua Komisi lX DPR RI Melki Laka Lena menyampaikan hal itu dalam keterangan yang disampaikannya kepada detikcom. Menurutnya, kontroversi terkait inovasi-inovasi yang dikembangkan dr Terawan seharusnya bisa dikomunikasikan antara Terawan dengan pihak IDI. Inovasi-inovasi tersebut tak lain, terapi 'cuci otak' digital subtraction angiography (DSA) untuk pasien stroke dan vaksin Nusantara.

"Sehingga yang menjadi konsiderat ataupun alasan tiga alasan yang membuat bahwa Pak Terawan itu dianggap membuat DSA cuci otaknya itu dianggap tidak memenuhi kaidah keilmuan misalnya," ujarnya pada detikcom, Sabtu (26/3/2022).

"Vaksin Nusantara itu mestinya secara terbuka diatur bagaimana caranya kalau tidak bisa berdua mungkin bisa melibatkan pihak lain agar komunikasinya bisa terjalin untuk menjelaskan tentang hal ini," imbuh Wakil Ketua Komisi DPR RI yang menaungi bidang kesehatan tersebut.

Lebih lanjut, Melki berharap Ketua Umum PB IDI yakni dr Muhammad Adib Khumaidi bisa mencari solusi agar Terawan tak menjadi berbenturan dengan pihak IDI. Sebab ia yakin, kedua pihak tersebut seharusnya bersinergi dalam mengembangkan inovasi di ranah kesehatan.

"Pak Terawan dan IDI satu kekuatan, sama-sama kemenangan bangsa jangan dibenturkan dan mesti dicari solusi di mana Pak Terawan tetap bisa berpraktek, penemuan-penemuan Pak Terawan bisa tetap juga dikembangkan," bebernya.

"Kalau ada persoalan komunikasi bisa dilakukan antara Pak Terawan dan IDI sehingga lebih penting untuk kita semua masyarakat ini agar kedua pihak ini bisa sinergi positif untuk pengembangan kesehatan di tanah air," pungkas Melki.



Simak Video " Irma Chaniago Apresiasi Sikap Terawan yang Pilih Diam saat Dipecat IDI"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT