Rabu, 30 Mar 2022 09:02 WIB

Biar Mudah Bepergian, RI Dorong Standardisasi Sertifikat Vaksin Global di G20

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi anggota G20 Foto ilustrasi: Shutterstock
Jakarta -

Dalam pertemuan Health Working Group (HWG) G20, Indonesia lewat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong dibentuknya standarisasi sertifikat vaksin global. Tujuannya untuk memudahkan warga dari tiap negara bepergian bila menghadapi situasi ancaman penyakit.

Chief Digital Transformation Office (DTO), Kemenkes, Setiaji menjelaskan sudah ada semacam portal yang bisa digunakan negara-negara untuk saling mengidentifikasi sertifikat vaksin. Portal tersebut dibuat sesuai standard Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sehingga tiap negara tidak perlu mengganti sistem atau QR Code yang mungkin saat ini sudah digunakan.

"Kami telah mengujicoba bukan hanya di ASEAN tetapi juga G20. Ada satu portal universal yang bisa digunakan untuk memverifikasi negara-negara yang tergabung dalam universal verifier. Antar negara yang terhubung bisa saling mengidentifikasi, hasil yang keluar sertifikatnya valid terdiri nama dan jenis vaksinnya," kata Setiaji seperti dikutip dari Sehat Negeriku, Rabu (30/3/2022).

Setiaji menjamin privasi dan keamanan identitas tiap warga negara terjamin karena tidak ada pertukaran data apapun.

Dengan standardisasi sertifikat vaksin harapannya memungkinkan para pelaku perjalanan antarnegara melakukan mobilitas dengan aman. Hal ini akan berdampak positif terhadap perekonomian global.

"Kita ingin mendorong bahwa standardisasi protokol kesehatan global itu sederhana, simpel dan standarnya sama di seluruh dunia. Dengan adanya teknologi digital yang baru, kita benar-benar ingin memanfaatkan teknologi yang ada," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Simak juga 'Indonesia Ajak Negara-negara G20 Capai Net Zero Emission':

[Gambas:Video 20detik]



(fds/up)