Batuk Tak Sembuh-sembuh? Awas, Mungkin Bukan COVID-19 Tapi Penyakit Ini

ADVERTISEMENT

Batuk Tak Sembuh-sembuh? Awas, Mungkin Bukan COVID-19 Tapi Penyakit Ini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 01 Apr 2022 20:27 WIB
COVID-19 Pandemic Coronavirus, Asian woman wearing a mask, have a symptoms coughing and fever
Foto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark
Jakarta -

Batuk dan demam terus-menerus adalah gejala klasik COVID-19. Namun, pakar telah memperingatkan bahwa gejala-gejala tersebut mungkin tidak selalu disebabkan oleh COVID-19.

Mengalami batuk yang tak kunjung sembuh bisa jadi tanda seseorang mengidap tuberkulosis (TB). Penyakit ini sangat menular, satu kasus TBC paru dapat menularkan kepada 15 orang di sekitarnya.

Berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2021, terdapat 9,9 juta kasus TBC di dunia. Sedangkan Indonesia menempati peringkat ke-3 setelah India dan China, dengan jumlah kasus sebanyak 824.000 serta kematian sebanyak 93.000 per tahun.

Tuberkulosis adalah infeksi bakteri, yang umumnya mempengaruhi paru-paru, tetapi juga dapat mempengaruhi perut, kelenjar, tulang dan sistem saraf.

Mirip COVID-19, penyakit ini menyebar melalui droplet dari batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi. Meskipun pengobatan untuk TB telah berkembang jauh, penyakit pernapasan ini masih merupakan kondisi kesehatan yang serius.

Apa saja gejala penyakit TBC?

Dikutip dari Mirror, salah satu tanda TBC yang paling umum adalah batuk terus-menerus, yang berlangsung lebih dari tiga minggu dan mengeluarkan dahak, yang mungkin berdarah.

Gejala lain dari tuberkulosis meliputi:

  • penurunan berat badan
  • keringat malam
  • demam tinggi
  • kelelahan
  • kehilangan selera makan
  • sesak napas
  • nyeri dada

Pada kebanyakan orang sehat, sistem kekebalan tubuh akan melawan infeksi dan membunuh bakteri, tanpa menimbulkan gejala apapun. Terkadang bakteri tidak terbunuh, tetapi kekebalan mencegahnya menyebar lebih jauh di dalam tubuh.

Jika sistem kekebalan Anda tidak dapat membunuh atau menahan bakteri, virusnya dapat menyebar di paru-paru serta bagian lain dari tubuh Anda. Ini adalah TB aktif dan gejalanya akan mulai berkembang dalam beberapa minggu atau bulan.



Simak Video "Kepala BKKBN Sebut Tuberkulosis Lebih Mematikan Dibanding Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT