Selasa, 05 Apr 2022 17:31 WIB

Mana yang Lebih Sehat? Buka Puasa Pakai Air Hangat Vs Air Dingin

Firdaus Anwar - detikHealth
Asian women in satin robes feeling unwell and sinus against gray background. Dust allergies. Flu. People caught cold and allergy. Minum air hangat atau air dingin saat berbuka puasa. (Foto: iStock)
Jakarta -

Saat berbuka puasa sebagian orang lebih senang meminum air hangat, tapi ada juga yang menyukai air dingin. Sebenarnya tidak ada yang salah di antara dua kebiasaan tersebut hanya saja sebagian orang mungkin penasaran mana yang lebih sehat.

Dalam konteks berbuka puasa, berbuka dengan minum air hangat mungkin bisa lebih bermanfaat. Ahli penyakit dalam dr Tengku Bahdar Johan, SpPD, dari RS Premier Bintaro pernah menjelaskan bahwa air hangat dapat membantu saluran cerna bekerja lebih baik dengan menjaga aliran di pembuluh darah tetap lancar.

Sementara air dingin dapat membuat pembuluh darah jadi menciut. Dampaknya gerakan peristaltik saluran pencernaan bisa jadi terpengaruh.

"Itu sebabnya ada orang yang habis minum es perutnya langsung terasa tidak enak karena pembuluh darahnya menciut," ungkap dr Bahdar beberapa waktu lalu.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Cephalalgia 2001 juga menemukan bahwa pada beberapa orang konsumsi air dingin bisa memicu sakit kepala.



Simak Video "Cara Buka Puasa yang Baik Agar Perut Tak Kaget"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)