Kamis, 07 Apr 2022 13:45 WIB

Apa Itu Virus Herpes? Penyakit Menular yang Bisa Kambuh Lagi

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
herpes (Apa itu virus herpes? Foto: istock)
Jakarta -

Apa itu virus herpes? Pertanyaan ini kerap dicari-cari oleh masyarakat lantaran virus tersebut bisa menular ke orang lain. Bahkan, bisa menyerang siapa saja, baik itu orang dewasa maupun anak-anak.

Sebagai informasi, virus herpes merupakan patogen yang menyebabkan penyakit herpes atau disebut HSV (herpes simplex virus).

Penyakit tersebut umumnya ditandai dengan pembentukan gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok dan muncul di bagian tubuh mana saja. Namun, paling umum terjadi pada area mulut yang disebabkan karena virus HSV-1 dan alat kelamin karena infeksi virus HSV-2.

"HSV-1 lebih dominan mengenai area mulut, sedangkan HSV 2 lebih dominan area kelamin," tutur dokter spesialis kulit dan kelamin, Dr dr Darma, SPKK(K), FINSDV, FAADV, dari DNI Skin Centre saat dihubungi oleh detikcom, (31/3/2022).

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 67 persen orang secara global memiliki infeksi HSV-1 dan 11 persen memiliki infeksi HSV-2. Seperti apa gejala dan penyebab penyakit herpes? Simak informasi berikut.

Apa itu virus herpes? Ini gejala dan penyebabnya

Selain tahu apa itu virus herpes, masyarakat juga perlu tahu penyebab dan gejalanya untuk diwaspadai. Berikut gejala dan penyebabnya.

Gejala Penyakit Herpes Simplex Virus Tipe 1 (HSV-1)

HSV-1 atau virus penyebab herpes di mulut umumnya dapat menyebar dengan cepat. Bahkan virus ini dapat menyebabkan terjadinya herpes kelamin lantaran melakukan hubungan seksual melalui oral.

Selain itu, virus ini juga dapat menular melalui kontak langsung, seperti berciuman, berbagi peralatan makanan, lipstik, dan barang kebutuhan lainnya.

Adapun gejala penyakit herpes (HSV-1) ini dapat berupa:

  • Demam
  • Nyeri otot
  • Lemas
  • Gatal
  • Rasa terbakar
  • Lesi kulit atau kulit melepuh

Gejala Penyakit Herpes Simplex Virus Tipe 2 (HSV-2)

Sedangkan herpes (HSV-2) merupakan penyakit herpes yang ditemukan di daerah genital atau alat kelamin. Virus ini menyebar melalui kontak dengan luka pada pengidap herpes, misalnya seperti hubungan seksual dan lainnya.

Bayi juga bisa tertular virus ini melalui ibu saat persalinan. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit herpes (HSV-2) atau herpes genital dapat berupa:

  • Gatal
  • Sakit saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan dari vagina
  • Benjolan di selangkangan
  • Muncul koreng yang menyakitkan di daerah kemaluan hingga paha.

"Herpes simpleks karena HSV2 umumnya terjadi karena penularan saat hubungan seksual," kata dr Darma.

Apa itu herpes? Ini pengobatannya

Penyakit herpes umumnya tak bisa disembuhkan secara total dan bisa muncul kembali apabila seseorang mengalami penurunan imunitas tubuh.

"Herpes simpleks umumnya ringan, hanya bintil berair dan tidak terlalu nyeri. Tapi, herpes simpleks ini tidak bisa hilang seumur hidup. Akan bisa kambuh lagi, apabila daya tahan tubuhnya menurun," ucap dr Darma.

Meskipun tak bisa disembuhkan secara total, namun bisa disupresi atau diobati menggunakan obat antivirus untuk mencegah kekambuhan. Pemberian obat ini tentunya harus disesuaikan dengan resep dokter.

"Nggak bisa sembuh total, bisanya di supresi dengan obat-obatan anti virus agar lebih jarang kambuh," lanjutnya.

Selain itu, pengidap penyakit herpes juga menerapkan pengobatan alami dari pola hidup, seperti menjaga pola hidup sehat, hindari stres, hingga kecapean.

"Pola hidup sehat, hindari stress dan kecapean," sambungnya lagi.

Lantas, apakah pengidap herpes boleh kena air?

Menurut dr Darma, pengidap herpes boleh terkena air atau mandi asalkan setelah itu menggunakan obat antibiotik yang diberikan oleh dokter. Pemberian obat antibiotik ini tentunya diperoleh melalui resep dokter.

"Boleh, asal setelah mandi memakai antibiotik," katanya.

Jadi, bagi masyarakat yang penasaran apa itu virus herpes? Ini adalah patogen yang menyebabkan penyakit herpes, baik itu herpes mulut dan herpes genital



Simak Video "MUI Bicara Hukum Berkurban dengan Hewan Bergejala PMK"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)