Sabtu, 09 Apr 2022 04:00 WIB

Tips Aman Berpuasa untuk Ibu Hamil dari Dokter Kandungan

Firdaus Anwar - detikHealth
Ilustrasi ibu hamil makan udang Foto: Getty Images/iStockphoto/MachineHeadz
Jakarta -

Ibu hamil yang ingin ikut melaksanakan puasa harus memperhatikan beberapa kondisi agar ibadahnya bisa tetap lancar dan aman. Bila ibu hamil dalam kondisi yang sehat dan prima, puasa sebenarnya tidak dilarang.

Nah untuk mengetahui apakah ibu hamil dalam kondisi yang prima pastinya harus dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Oleh karena itu spesialis kandungan dr Zeissa Rectifa Wismayanti, SpOG, dari Rumah Sakit (RS) Pondok Indah - Bintaro Jaya menyarankan ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu.

Bila kemudian ibu hamil diperbolehkan berpuasa, hal pertama yang harus diperhatika adalah asupan makanannya. Pastikan makanan saat berbuka dan sahur memenuhi kebutuhan nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Sumber makanan tersebut bisa diperoleh dari nasi, jagung, gandum, daging-dagingan, telur, kedelai, sayur, dan buah.

"Hindari processed food (makanan olahan) yang banyak mengandung garam dan lemak, serta makanan olahan dari gula sederhana. Kedua jenis makanan ini biasanya mudah diolah untuk tubuh sehingga cepat membuat ibu hamil kenyang, tetapi juga cepat menjadi lapar kembali," kata dr Zeissa dalam keterangan yang diterima detikcom dan ditulis, Jumat (8/4/2022).

"Pilih karbohidrat seperti gandum, oat, nasi merah, nasi cokelat, dan lain sebagainya," lanjut dr Zeissa.

Pastikan juga kebutuhan cairan tubuh dan waktu istirahat terpenuhi. Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi 2,5 liter air sehari yang dikonsumsi antara waktu berbuka-sahur dan tidur minimal 6-8 jam.

"Ketika berbuka puasa, sebaiknya makan dalam porsi kecil-kecil terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya begah. Usai salah tarawih, ibu hamil dapat melanjutkan asupan makan untuk mengembalikan energi," pungkas dr Zeissa.



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)