Senin, 11 Apr 2022 08:11 WIB

Pesan Dokter Buat yang Demo saat Puasa, Waspadai Ciri-ciri Dehidrasi!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Demo BEM SI menolak penundaan pemilu 2024 di Patung Kuda, Jakpus, Senin (28/3/2022). Foto: Demo BEM SI menolak penundaan pemilu 2024 di Patung Kuda, Jakpus, Senin (28/3/2022). (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

BEM Seluruh Indonesia (SI) bakal menggelar aksi demonstrasi di DPR RI hari ini, Senin (11/4). Sejumlah mahasiswa tersebut berencana menyampaikan berbagai tuntutan termasuk wacana penolakan penundaan pemilu 2024 atau tiga periode meski belakangan Presiden Joko Widodo menepis kemungkinan tersebut.

Pakar kesehatan Prof Ari Fahrial Syam berpesan, demo saat puasa bisa menyebabkan dehidrasi. Terlebih, perjalanan panjang dan cuaca panas membuat tubuh mudah berkeringat.

Karenanya, ada beberapa hal yang harus diantisipasi sebelum memulai demo. Pertama, alas kaki harus diperhatikan senyaman mungkin.

"Jangan menggunakan sandal atau sepatu pantofel yang akan mengganggu jika situasi di lapangan harus berjalan cepat atau berlari," terangnya dalam rilis yang diterima detikcom Senin (11/4/2022).

Sementara bagi mahasiswa yang sedang tidak fit, dianjurkan untuk tidak melanjutkan aksi demo. Waspadai juga masalah nyeri pinggang atau sakit lutut hingga kendala lain yang tak memungkinkan mahasiswa berdiri dalam waktu lama, Prof Ari juga tidak menyarankan kelompok ini mengikuti aksi demo.

Bagi mahasiswa yang mengeluhkan ciri-ciri seperti berikut juga harus waspada karena bisa berisiko akibat dehidrasi:

  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Jika kondisi dehidrasi bertambah berat bisa fatal sampai pingsan atau tidak sadar dan menyebabkan kematian.

Selebihnya, menurut Prof Ari mahasiswa bisa aman mengikuti aksi demo selama mengikuti delapan saran seperti berikut:

1. Pengendalian diri dan tetap tenang selama mengikuti aksi unjuk rasa.
2. Tetap sahur dan minum yang cukup buat yang puasa.
3. Kenali tanda-tanda dehidrasi haus, mulut kering, ludah lengket, BAK menjadi keruh.
4. Buang air kecil terlebih dahulu sebelum melakukan aksi unjuk rasa. Mengantisipasi keinginan buang air kecil saat unjuk rasa.
5. Gunakan sepatu kets, hindari menggunakan sandal atau sepatu pantofel saat berunjuk rasa.
6. Bawa payung untuk mengantisipasi hujan atau panas terik.
7. Beristirahat jika badan sudah terasa lelah atau timbul pusing saat sedang melakukan aksi unjuk rasa.
8. Tetap berada dalam rombongan jika terjadi sesuatu agar bisa saling tolong menolong.



Simak Video "Demo Berpotensi Jadi Klaster Corona, IDI Minta Pemerintah Antisipasi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)