Istirahat yang Cukup! Kurang Tidur Bisa Bikin Lapar Makin Terasa Saat Puasa

ADVERTISEMENT

Istirahat yang Cukup! Kurang Tidur Bisa Bikin Lapar Makin Terasa Saat Puasa

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 12 Apr 2022 18:38 WIB
Ilustrasi kamar tidur industrialis
Foto: Getty Images/iStockphoto/Nopadon Hounrod
Jakarta -

Sebagian orang di bulan Ramadan bisa tidur lebih larut dari biasanya karena berbagai sebab, ada yang mungkin baru selesai tarawih atau harus menyiapkan sahur dulu. Nah hal ini bisa memengaruhi pola tidur yang ternyata juga bisa berdampak pada kelancaran puasa lho.

dr Amir Khan dari The University of Leeds menjelaskan kurangnya waktu tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon leptin dan hormon ghrelin di dalam tubuh. Kedua hormon tersebut berfungsi mengatur nafsu makan lewat sinyal lapar.

Artinya orang yang kurang tidur akan lebih mungkin merasa lapar saat berpuasa di siang hari.

"Usahakan untuk memprioritaskan tidur di hari libur. Mendapatkan waktu tidur berkualitas yang cukup dapat mengurangi rasa lapar dengan cara menurunkan kadar hormon lapar ghrelin dan meningkatkan kadar hormon pengatur nafsu makan leptin," kata dr Amir seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (12/4/2022).

Selain karena alasan tersebut, kurang waktu tidur juga berdampak negatif untuk imunitas tubuh. Seseorang yang kurang istirahat akan lebih mudah jatuh sakit akibat imun tubuh yang tidak bekerja dengan baik.



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT