ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Apr 2022 12:15 WIB

Masih Ada Kinder Joy di Pasaran? BPOM: Laporkan!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Berisiko Picu Kanker, 67 Batch Obat Asam Lambung Ranitidin Ditarik BPOM. Kepala BPOM Penny K Lukito Foto: Rifkianto Nugroho/detikHealth
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan RI (BPOM) menghentikan sementara peredaran telur cokelat Kinder Joy imbas kekhawatiran cemaran bakteri Salmonella. Produk Kinder Joy juga mulai ditarik dari pasaran.

Kepala BPOM, Penny K Lukito, mengingatkan masyarakat untuk sementara tidak mengonsumsi Kinder Joy dan melaporkan jika masih ada tempat yang menjual.

"Masyarakat juga jangan mengonsumsi dulu, jangan membeli, dan melaporkan kepada kami kalau ada produk tersebut, Kinder, dengan berbagai bentuk macamnya," ujar Penny saat ditemui detikcom di Jakarta Pusat, Kamis (14/4/2022).

"Penjualan melalui online juga hati-hati apalagi tidak ada izin edar dari Badan POM," sambungnya.

Lebih lanjut, Penny mengatakan sementara produk Kinder Joy disetop, BPOM akan melakukan uji sampling terkait kemungkinan mengandung bakteri atau cemaran Salmonella serupa seperti cokelat Kinder di banyak negara Eropa.

Pengujian ini diperkirakan berlangsung selama sebulan dan dilakukan secara acak di seluruh wilayah Indonesia.

"Nanti kalau ternyata memang berdasarkan sampling itu tidak ada indikasi adanya kontaminasi tersebut, tidak ada sama sekali Salmonella dalam sampling yang diuji, tentunya akan kita rilis lagi," beber Penny.



Simak Video "Kinder Joy Boleh Dijual Lagi! BPOM Nyatakan Aman dari Salmonella"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT