ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Apr 2022 13:10 WIB

BPOM Uji Sampling Kinder Joy, Minggu ke-3 April Hasilnya Keluar

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
kinder joy Kinder Joy ditarik BPOM imbas dugaan cemaran Salmonella. (Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth)
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) menyetop sementara peredaran Kinder Joy, menanggapi laporan seratusan kasus anak terinfeksi Salmonella akibat mengonsumsi produk cokelat Kinder tertentu.

Selama peredaran Kinder Joy disetop, produk tersebut bakal diuji lebih lanjut terkait kemungkinan mengandung bakteri atau cemaran Salmonella serupa seperti cokelat Kinder di banyak negara Eropa. Hasilnya diperkirakan keluar kurang dari satu bulan.

"Kita melakukan sementara uji sampling, pengujian, itu sudah dilakukan, hasilnya minggu ketiga (April 2022) akan keluar," kata Penny dalam konferensi pers Pangan Aman Goes to Campus, Kamis (14/3/2022).

Sampling dilakukan secara acak di seluruh wilayah Indonesia. Jika hasilnya menunjukkan negatif cemaran Salmonella, produk Kinder Joy sudah bisa kembali dikonsumsi masyarakat.

"Nanti kalau ternyata memang berdasarkan sampling itu tidak ada indikasi adanya kontaminasi tersebut, tidak ada sama sekali Salmonella dalam sampling yang diuji, tentunya akan kita rilis lagi," sambung Penny.

Hingga kini, ia memastikan belum ada laporan terkait kasus anak yang terinfeksi Salmonella usai mengonsumsi Kinder Joy.



Simak Video "Respons Tubuh saat Konsumsi Makanan yang Terkontaminasi Salmonella"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT