Jumat, 15 Apr 2022 03:30 WIB

Ingat! Suka Ngorok 'Pantang' Tidur Sesudah Sahur, Ini Sebabnya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi tidur Ilustrasi tidur. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Damir Khabirov)
Jakarta -

Tidur setelah sahur kerap jadi kekhawatiran banyak orang lantaran waswas bisa memicu GERD atau asam lambung naik. Menurut pakar kesehatan tidur RS Mitra Kemayoran dr Andreas Prasadja, selama kondisi fisik seseorang dinyatakan sehat, aman-aman saja untuk tidur setelah sahur.

Terkecuali, mereka memang mengidap GERD, juga terbiasa mendengkur atau 'ngorok' saat tidur. Kedua kondisi tersebut sama sekali tidak disarankan untuk melanjutkan tidur setelah sahur.

"(Nggak boleh tidur setelah sahur) itu mitos, kalau orangnya sehat nggak ada masalah. Yang orang takutkan kan GERD, isi lambung keluar lagi," kata dr Andreas saat dihubungi detikcom, Rabu (13/4/2022).

Bukan tanpa alasan, seseorang yang memiliki kebiasaan mendengkur atau ngorok berpotensi mengalami henti napas. Kondisi ini disebabkan saluran napas yang tersumbat.

"Kalau dia ngorok, menderita sleep apnea itu saluran napasnya tersumbat-sumbat, mengalami henti napas karena tersumbat sehingga dia akan tercekik lagi tidur. Jelas bahaya, yang tercekik itu saluran napas atas," sambungnya.

Bagaimana Bahaya pada Pengidap GERD?

Pengidap Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) disarankan tak langsung tidur setelah sahur. Pasalnya, asam lambung bakal lebih mudah naik ke kerongkongan lantaran posisi tidur menyebabkan katup lambung dan kerongkongan tidak tertutup sepenuhnya.

"Saat makanan ada di lambung sedang dicerna maka kemungkinan makanan naik ke kerongkongan akan semakin besar saat kita berbaring," kata dokter spesialis penyakit dalam, dr Aru Ariadno, SpPD KGEH, dari RS Brawijaya Depok saat ditemui detikcom beberapa waktu lalu.

Karenanya, dr Aru menyarankan setiap orang memberi jeda dua jam setelah makan sahur untuk berbaring. Ia mengingatkan kondisi ini bisa membuat seseorang mengalami efek samping, seperti rasa dada terbakar, gigi bolong, dan mulut pahit di pagi hari.

"Hindari terlalu pedas, jangan yang asam, dan kopi. Sebaiknya (makan) yang tinggi serat," pesan dia.



Simak Video "Anjuran Porsi Sahur yang Ideal Menurut Dokter Gizi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)