Sabtu, 16 Apr 2022 07:01 WIB

Minta Warga Booster, Menko PMK: Jangan Mudik Bawa Oleh-oleh Virus!

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pemudik arus balik padati Stasiun Pasar Senen usai larangan mudik Lebaran berakhir. Mereka yang sebelumnya mudik ke kampung halaman kini kembali ke perantauan. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Vaksinasi COVID-19 booster menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bagi warga yang ingin mudik Lebaran 2022. Momen mudik Lebaran juga harus dipersiapkan agar tidak membawa virus Corona ke kampung halaman.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy berpesan kepada warga yang ingin mudik untuk menyegerakan booster COVID-19.

"Jangan sampai datang ke tempat mudik membawa oleh-oleh virus. Dan kita harapkan setelah Lebaran justru COVID-19 ini akan semakin turun dan kita akan memasuki masa endemi," kata Muhadjir dalam keterangan resmi dikutip Sabtu, (16/4/2022).

Dengan vaksin lengkap dan booster diharapkan dapat melindungi kesehatan para pemudik, dan juga keluarga sanak saudara di kampung halaman agar tidak terjadi penularan virus.

Muhadjir menambahkan, dua tahun pandemi COVID-19 tanpa mudik Lebaran diprediksi memicu antusiasme masyarakat yang mudik. Pemerintah harus menyiapkan berbagai skenario sebaik-baiknya agar masyarakat aman dan nyaman.

Arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan sangat besar. Sekitar 80 juta orang pemudik diprediksi akan "balas dendam" pulang ke kampung halaman.

"Tentunya, agar momen mudik Lebaran dapat dikendalikan dengan baik. Upaya yang dilakukan fokus terhadap optimalisasi program vaksinasi COVID-19 secara lengkap, termasuk booster yang dilaksanakan selama Ramadhan ini," pungkasnya.

Simak Video 'Kemenkes Imbau Segera Vaksinasi Booster: Supaya Mudik Aman-Nyaman':

[Gambas:Video 20detik]



(kna/kna)