Minggu, 17 Apr 2022 06:00 WIB

AS Setujui Tes Napas COVID-19, Diklaim Bisa Deteksi Omicron

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui tes COVID-19 pertama menggunakan sampel napas. Adalah tes InspectIR Covid-19 Breathalyzer yang diklaim bisa memberikan hasil tes COVID-19 sekitar tiga menit.

Dikutip dari NBC News, tes tersebut memisahkan dan mengidentifikasi campuran kimia untuk mendeteksi lima senyawa yang terkait dengan infeksi SARS-CoV-2 atau COVID-19. Jika dinyatakan positif COVID-19 melalui tes ini, harus dilanjutkan dengan tes mokuler, demikian imbauan FDA.

"Otorisasi hari ini adalah contoh lain dari inovasi cepat yang terjadi dengan tes diagnostik untuk COVID-19," kata Dr Jeff Shuren, Direktur Pusat Perangkat dan Kesehatan Radiologi FDA.

FDA mengatakan InspectIR Covid-19 Breathalyzer, dapat digunakan di kantor medis dan situs pengujian seluler. Tes COVID-19 sampel napas tersebut juga diklaim akurat mengidentifikasi lebih dari 91 persen sampel positif dan hampir 100 persen sampel negatif.

"Sensitivitas serupa ditemukan dalam penelitian lain yang berfokus pada varian virus corona Omicron. Namun, hasil positif harus dikonfirmasi dengan tes PCR," kata FDA.

"Ini alat lain, dan pengumuman FDA menunjukkan itu cukup akurat dan alat yang relatif ramah pengguna," kata Dr Emily Volk, presiden College of American Pathologists, ahli patologi anatomi dan klinis bersertifikat, Jumat.



Simak Video "200 Kasus Covid-19 'Ganas' di Beijing Teridentifikasi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)