Minggu, 17 Apr 2022 19:30 WIB

Bukan Hanya Nyeri, Ini Gejala Kanker Payudara yang Kerap Tak Disadari

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
Ilustrasi payudara bengkak Gejala kanker payudara (Foto: iStock)
Jakarta -

Hati-hati, ada beberapa gejala kanker payudara yang harus diwaspadai. Kanker payudara dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri dalam bentuk rasa sakit menusuk di area payudara.

Salah satu penyebab kanker payudara adalah faktor keturunan keluarga. Jika memiliki kerabat dekat yang pernah mengidap kanker payudara, maka dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

Selain itu, gaya hidup yang buruk seperti pola makan yang tidak sehat dan minum minuman beralkohol juga meningkatkan resiko kanker payudara.

Penanganan dan pengobatan sedari dini wajib dilakukan untuk meminimalisir resiko. Jadi, kenali gejala kanker payudara sebelum terlambat.

Gejala Kanker Payudara

Dikutip dari NHS UK, ada beberapa gejala kanker payudara yang patut diwaspadai. Biasanya, gejala awal berupa munculnya benjolan di area payudara.

Walaupun munculnya benjolan di payudara tidak berarti kanker, tetapi yang terbaik adalah memeriksakannya ke dokter.

Selain itu, ada beberapa gejala kanker payudara lainnya, seperti:

  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara
  • Keluarnya cairan atau darah dari salah satu puting
  • Benjolan atau pembengkakan di salah satu ketiak
  • Muncul lekukan seperti lesung pipi di kulit payudara
  • Muncul Ruam di sekitar puting
  • Perubahan penampilan puting
  • Nyeri payudara

Cara Mencegah Kanker Payudara

Setelah mengetahui gejala kanker payudara, kini saatnya melakukan cara pencegahannya. Hal ini bisa dilakukan dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat, seperti:

  • Menjaga berat badan ideal
  • Berolahraga secara teratur
  • Memiliki asupan lemak jenuh yang rendah
  • Kurangi minum alkohol

Jika telah melewati masa menopause, sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang ideal, karena kelebihan berat badan atau obesitas menyebabkan lebih banyak produksi estrogen, yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara.



Simak Video "Pengobatan Pasien Kanker Payudara Tergantung Tingkat Stadium"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)