ADVERTISEMENT

Senin, 18 Apr 2022 07:32 WIB

Warga +62! Jangan Booster Mepet Waktu Mudik, Ini Alasannya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas kesehatan dari kepolisiam memberikan vaksin booster kepada warga di kawasan Pasar Induk Kramat Jati,  Rabu (6/4). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Vaksinasi booster menjadi syarat untuk melakukan mudik lebaran tahun 2022. Disarankan untuk melakukan vaksinasi booster jauh-jauh hari sebelum mudik.

"Antibodi mulai terbentuk pada 1 sampai 2 minggu pasca vaksinasi booster," beber juru bicara Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan resmi, dikutip detikcom Senin (18/4/2022).

Meski Kemenkes sudah mempersiapkan pos layanan vaksinasi booster di jalur mudik, masyarakat diminta untuk tidak menunda vaksinasi booster agar saat mudik sudah tercipta antibodi dalam tubuh.

"Kita mengimbau kepada masyarakat kalau kita mau mudik nyaman dan aman hendaknya segera vaksin booster, jangan dipaksain vaksinasi booster pada saat mudik sehingga menghindari penumpukan keramaian di tempat vaksin," tambah Nadia.

Sementara itu untuk mengatasi efek samping yang muncul saat melakukan booster di jalur mudik, Nadia mengatakan sudah mempersiapkan prosedur penanganan KIPI yang sesuai.

"Jadi akan ada ambulans yang standby yang nanti akan membawa kalau memang ada kasus KIPI yang tentunya sesuai kriteria butuh perawatan di rumah sakit. Tapi kalau KIPI nya ringan cukup dengan minum pereda nyeri seperti paracetamol," pungkasnya.



Simak Video "Vaksinasi Booster Jadi Syarat Mudik, Sudah Berapa Capaiannya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT