Penis Disetrum Listrik, Cara Baru yang Diklaim Bisa Atasi Ejakulasi Dini

ADVERTISEMENT

Penis Disetrum Listrik, Cara Baru yang Diklaim Bisa Atasi Ejakulasi Dini

Rosiana Muliandari - detikHealth
Selasa, 19 Apr 2022 13:40 WIB
ilustrasi ereksi
Terapi listrik diklaim bisa mengatasi ejakulasi dini. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Baru-baru ini, beberapa dokter asal Lebanon berhasil membantu seorang pria mengatasi masalah ejakulasi dini dengan cara menyetrum penisnya.

Mengutip New York Post, sebuah studi PubMed Central, menunjukkan bahwa ejakulasi dini merupakan sebuah disfungsi seksual yang dialami oleh 4 hingga 39 persen laki-laki; sebuah hal yang lumayan umum meski sering menjadi aib.

Para dokter Lebanon, yang hasil studinya telah dipublikasikan di Asian Journal of Urology, berhasil membantu seorang pria 28 tahun yang ejakulasi hanya 40 detik saat berhubungan seksual. Sebuah kondisi yang mengkhawatirkan.

Hal itu karena, menurut Institute for Quality and Efficiency in Health Care, seorang pria umumnya dapat berhubungan seksual selama 5 hingga 7 menit sebelum ejakulasi.

Pria tersebut sudah mencoba untuk menyenangkan pasangannya secara seksual dua kali seminggu dan terus gagal setelah mencoba berbagai obat-obatan.

Kemudian, pria tersebut akhirnya diberikan terapi kejutan listrik dengan cara mengaitkan elektroda, sebuah penghantar listrik, ke pensinya selama 30 menit selama 3 kali sekali.

Enam bulan setelah terapi itu, pria tersebut berhasil berhubungan seksual selama 3,9 menit sebelum ia ejakulasi. Setelah 15 bulan, performa pria tersebut meningkat; berhasil berhubungan selama 4,9 menit sebelum ejakulasi.

Sebuah bagian dari proses ejakulasi adalah sperma yang dilepaskan oleh kontraksi ritmik berbagai otot perineum.

Para dokter Lebanon tersebut percaya bahwa terapi kejut saraf penis dorsal, seperti yang dialami oleh pria tersebut, bekerja untuk memperlambat kontraksi otot untuk mempertahankan aktivitas seksual sebelum ejakulasi.

Meski "belum sepenuhnya dipahami", kesuksesan terapi ini memotivasi dokter lainnya untuk ikut membuat lebih banyak studi untuk menemukan cara mengatasi ejakulasi dini yang aman, lebih murah, dan tanpa obat-obatan yang dapat berbahaya.



Simak Video "Vaginismus Bisa Jadi Pemicu 'Pasangan Gancet'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT