Kamis, 21 Apr 2022 15:15 WIB

Benarkah Memakai Bra Kawat Bikin Kanker Payudara? Ini Faktanya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
ilustrasi bra Ilustrasi bra kawat Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Hari Kartini yang diperingati pada tanggal 21 April setiap tahun menjadi momen tepat untuk membahas kesehatan wanita, salah satunya terkait kanker payudara. Sampai saat ini kanker payudara masih menjadi momok yang menakutkan bagi wanita.

Tak dapat dipungkiri bahwa kanker payudara merupakan kanker nomor satu di Indonesia. Tak hanya menyerang wanita dewasa atau lanjut usia saja, tetapi berusia muda pun juga berpeluang untuk terkena penyakit ini.

"Bahwa angkanya sekitar 16 persen dari seluruh kanker, dan memang saat ini menjadi kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia maupun juga di dunia," tutur dokter spesialis bedah, dr Rika Lesmana, SpB, dari RS Brawijaya Saharjo, Kamis (21/4/2022).

Berbicara tentang kanker payudara, belakangan sempat beredar rumor terkait penggunaan bra kawat yang dihubungkan dengan penyakit tersebut. Lantaran hal itu, banyak wanita yang ketakutan dan memutuskan untuk tidak memakai bra kawat. Lantas, apakah benar demikian?

Dalam kesempatan yang sama, dokter spesialis bedah onkologi, dr Bob Andinata, SpB Onk, menjelaskan bahwa kabar tersebut hanyalah mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Pasalnya, penggunaan bra kawat bukanlah penyebab risiko kanker payudara, melainkan memicu ketidaknyamanan apabila seorang wanita habis menjalani operasi payudara.

"Jadi itu hanya mitos. Yang jadi masalah adalah mungkin pada saat operasi, memakai bra kawat itu menimbulkan ketidaknyamanan. Tapi sebagai faktor risiko terjadinya kanker payudara, bra itu sama sekali tidak ada faktor penyebab kanker tersebut," ucapnya.

Selamat Hari Kartini 2022



Simak Video "Pengobatan Pasien Kanker Payudara Tergantung Tingkat Stadium"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)