Jumat, 22 Apr 2022 04:14 WIB

Investigasi Hepatitis Misterius pada Anak Meluas, CDC Imbau Dokter Waspada

Firdaus Anwar - detikHealth
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan imbauan agar para dokter mewaspadai kasus hepatitis misterius pada anak-anak. Imbauan ini keluar setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti berbagai negara yang melaporkan puluhan kasus anak-anak mengalami hepatitis tanpa sebab jelas.

Kasus ini dikatakan misterius karena anak-anak mengalami hepatitis bukan karena infeksi virus hepatitis A, B, C, D, atau E. Dugaan awal mengarah pada virus bernama adenovirus yang selama ini dikenal hanya menyebabkan gejala pilek biasa.

Otoritas kesehatan Inggris melaporkan setidaknya sudah ada 108 kasus hepatitis misterius pada anak-anak yang ditemukan. Kasus serupa juga telah ditemukan di negara Eropa lainnya, mulai dari Spanyol, Denmark, Irlandia, dan Belanda.

CDC mengimbau para dokter di Amerika Serikat (AS) melaporkan semua kasus yang dicurigai ke dinas kesehatan setempat. Dokter disarankan melakukan pengecekan adenovirus pada anak yang mengalami gejala demam, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit perut, urin gelap, tinja berwarna terang, nyeri sendi, dan penyakit kuning.

"Kemungkinan adanya hubungan antara hepatitis pediatrik dan infeksi adenovirus saat ini sedang diselidiki," tulis CDC seperti dikutip dari situs resminya pada Jumat (22/4/2022).

(fds/fds)