Jumat, 22 Apr 2022 06:48 WIB

Seberapa Besar Peluang Survive Pasien Kanker Payudara? Ini Datanya

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Jakarta -

Kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi yang banyak ditemukan di Indonesia dengan angka kematian mencapai lebih dari 22 ribu jiwa berdasarkan data Globocan 2020. Tentunya hal ini menjadi momok mengkhawatirkan bagi wanita.

Kabar baiknya, bila kanker payudara dapat dideteksi dan ditangani sejak dini, peluang bertahan hidup dalam menghadapai kanker ini bisa menjadi lebih tinggi.

Dikutip dari data "5 Years Relative Survival Rate" yang dibuat oleh American Cancer Society, berikut merupakan data peluang bertahan/tetap hidup pasien kanker payudara 5 tahun ke depan berdasarkan tahap stadiumnya:

Stadium 0 : 93%

Stadium 1 : 88%

Stadium 2A : 81%

Stadium 2B : 74%

Stadium 3A : 67%

Stadium 3B : 41%

Stadium 4 : 15%

Dari data tersebut dapat diliha, peluang hidup pasien yang mengalami stadium tertinggi makin kecil dibandingkan pasien dengan stadium awal. Di sinilah pentingnya melakukan usaha deteksi dini kanker payudara.

Deteksi dini kanker payudara merupakan usaha yang dilakukan untuk mencegah kanker payudara terlambat untuk disadari. Melakukan deteksi dini menambah peluang untuk mencegah kanker payudara menuju stadium yang lebih tinggi.

"Deteksi dini bisa menditek kondisi yang normal dan abnormal. Tidak semua kelainan payudara kanker," tutur dr Bob Andinata, SpB, K-Onk, dari RS Brawijaya Saharjo, Kamis (21/04/2022).

Menurut dr Bob Andinata, jika pada deteksi dini memang ditemukan kemungkinan kanker, maka hal ini lebih baik karena kemungkinan survivalnya lebih tinggi dibanding mengeceknya ketika sudah stadium akhir.

"Kalo kita datang dengan stadium awal maka survival kita akan lebih bagus daripada stadium yang akhir, yang stadium 4 misalnya. Costnya juga untuk stadium awal lebih rendah, sedangkan stadium 4 lebih tinggi," beber dr Bob Andinata

Melakukan deteksi dini kanker payudara juga mampu mencegah berbagai komplikasi yang bisa ditimbulkan. dr Bob Andinata berujar bila tidak dicegah, kanker ini bisa menyerang bagian tubuh lain seperti paru-paru, tulang, hati, hingga otak.

"Bisa menyebar ke paru-paru, ke tulang. Kalo ke paru-paru dia batuk-batuk terus, kalo ke tulang bisa nyeri atau patah tulang. Selanjutnya bisa ke hati, dan perutnya bengkak kena penyakit kuning. Terakhir menyerang ke otak bisa collapse," pungkasnya.

(fds/fds)