Jumat, 22 Apr 2022 17:29 WIB

Keseringan Buka Puasa Pakai Teh Hangat, Sehat Nggak Sih?

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
Cara Membuat Minuman Teh Menggunakan Kantong Teh Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Saat puasa Ramadan, tubuh akan kekurangan cairan. Pengurangan asupan air bisa mempengaruhi sel dan saraf tubuh untuk berfungsi optimal. Maka dari itu, saat buka puasa penting untuk meminum cairan yang sehat agar bisa mencegah dehidrasi secara efektif.

Buka puasa dengan teh hangat masih menjadi pilihan populer bagi banyak orang. Minum teh hangat terasa nikmat dan menghilangkan dahaga setelah seharian berpuasa.

Akan tetapi, tahukah kamu kalau terlalu sering buka puasa dengan teh hangat mampu memicu berbagai gangguan kesehatan? Berikut adalah penjelasannya.

Bolehkah buka puasa dengan teh hangat?

Dikutip dari The Healthy, Autumn Bates ahli gizi klinis di Manhattan Beach, California mengatakan bahwa teh tanpa pemanis tidak akan menyebabkan lonjakan insulin dan oleh karena itu sangat baik dikonsumsi saat puasa.

Pada dasarnya, buka puasa dengan teh hangat boleh saja dilakukan asal tidak berlebihan. Umumnya, gula darah orang yang berpuasa mengalami penurunan. Sehingga mengkonsumsi teh dapat membantu meningkatkannya.

Hindari buka puasa dengan teh hangat manis terlalu sering ataupun dalam jumlah banyak. Apalagi, jika yang dikonsumsi adalah es teh kemasan yang umumnya memiliki kandungan gula lebih tinggi dari rekomendasi asupan gula harian.



Simak Video "Cara Buka Puasa yang Baik Agar Perut Tak Kaget"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)