ADVERTISEMENT

Sabtu, 23 Apr 2022 15:31 WIB

Jangan Salah Sangka! Eating Disorder Nggak Melulu soal Kurang Makan

Rosiana Muliandari - detikHealth
6 Jenis Eating Disorder yang Dikomentari Deddy Corbuzier dan Luna Maya Ilustrasi eating disorder. (Foto: Getty Images/iStockphoto/doram)
Jakarta -

Eating disorder atau gangguan makan sering kali dikira sebagai kondisi yang membuat seseorang secara berlebihan mengurangi porsi makannya. Padahal eating disorder sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk berbagai kebiasaan makan atipikal yang dapat mengancam kesehatan.

Psikolog Anak dan Remaja, Kanti S Pernama, MPsi, menjelaskan bahwa beberapa "tanda" yang dapat menunjukkan eating disorder adalah adanya hubungan seseorang yang tidak sehat dengan makanan, bentuk tubuh, dan berat badan.

Tidak hanya mengurangi makanan, ada beberapa jenis eating disorder lainnya yang serupa tapi memiliki beberapa perbedaan.

"Umumnya, eating disorder ini akan kita golongkan ke dalam tiga tipe yang besar. Yaitu ada anoreksia nervosa, bulimia nervosa, dan ada juga binge eating," beber Kanti pada acara e-Life: 'Puasa, Remaja, dan Eating Disorder', Jumat (22/4/2022).

Anoreksia nervosa-singkatnya anoreksia-dapat dikatakan sebagai jenis eating disorder yang paling sering diketahui oleh masyarakat umum.

"Anoreksia yaitu bentuk respektifnya [eating disorder] dimana asupan makanan sangat dibatasi sehingga sering kali ditandai dengan berat badan yang sangat rendah atau abnormal. Serta adanya masalah kesehatan fisik," jelas Kanti.

Santi menjelaskan bahwa salah satu faktor terjadinya anoreksia adalah kecemasan tinggi akan kenaikan berat badan, padahal berat badannya sudah rendah. Selain itu, persepsi individu yang terganggu terhadap tubuhnya sendiri juga dapat menjadi penyebab lainnya.

Kemudian, anoreksia juga dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu restricting dan purging. Tipe restricting adalah kondisi anoreksia yang umum; diet berlebihan, membatasi makan, olahraga berlebihan.

Sementara tipe purging merupakan jenis anoreksia yang memuntahkan makanan yang telah dikonsumsi dengan disertai penggunaan obat-obatan pencahar atau diuretik. Tipe kedua ini dapat berubah menjadi jenis eating disorder yang kedua.

"Umumnya, purging types-nya anoreksia ini bisa crossover atau berubah menjadi bulimia. Umumnya, mereka [tipe purging] tidak pernah relapse lagi ke anoreksia, jadinya stay di bulimia," lanjut Kanti.

Tipe eating disorder lainnya adalah bulimia dan binge eating. Klik untuk membaca lebih lanjut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Puasa, Remaja, dan Eating Disorder"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT