Minggu, 24 Apr 2022 21:02 WIB

Fakta-fakta Kanker Usus, Kabarnya Diidap Eks Jubir COVID-19 Achmad Yurianto

Dzihni Ismah Hanifah - detikHealth
woman with colorectal cancer concept on the pink backgorund Ilustrasi usus (Foto: Istock)
Jakarta -

Mantan juru bicara Satgas COVID-19 Achmad Yurianto dikabarkan tengah dirawat usai menjalani kemoterapi kanker usus. Kabar ini dibenarkan oleh juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

"Beliau (Achmad Yurianto) dalam perawatan di RSPAD Gatot Subroto ya pasca kemoterapi ca (kanker) usus ya," ujar dr Nadia pada detikcom, Sabtu (24/4/2022).

Penyebab kanker usus belum diketahui secara pasti hingga sekarang. Namun beberapa faktor seperti usia tua, faktor keturunan, hingga gaya hidup, diyakini dapat meningkatkan risiko. Mengenali gejalanya dapat memungkinkan penanganan yang cepat.

Usus sendiri sekurangnya terdiri dari usus besar dan usus halus, masing-masing memiliki fungsi yang berlainan. Usus halus atau usus kecil berperan menyerap nutrisi dari makanan sedangkan usus besar bertugas menyerap air dan membentuk sisa pencernaan (feses).

Penyebab kanker usus adalah adanya mutasi pada sel-sel di usus yang bisa terjadi pada usus besar maupun usus halus. Perubahan abnormal ini menyebabkan sel-sel tumbuh secara berlebihan dan dapat bersifat ganas.

Dikutip dari Mayoclinic, berikut ini fakta-fakta penyebab kanker usus besar maupun usus halus beserta gejala dan cara pengobatannya.

Faktor risiko

Kanker usus besar atau kanker kolon merupakan jenis kanker usus yang lebih umum terjadi daripada kanker usus halus. Penyebab kanker usus halus dan besar adalah mutasi gen.

Meski pemicu perubahan gen tersebut belum diketahui secara pasti hingga sekarang, ada beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko mengalami kanker usus. Berikut ini beberapa penyebab kanker usus halus dan usus besar adalah:

Usia tua

Penyebab kanker usus halus dan besar yang pertama adalah faktor usia. Sebagian besar orang yang menderita kanker usus besar mengalaminya pada usia di atas 50 tahun.

Namun akhir-akhir ini, terjadi peningkatan jumlah pasien penyakit yang juga disebut kanker kolon ini pada kelompok usia yang lebih muda. Sementara untuk kanker usus halus, rata-rata usia orang yang mengalami penyakit ini adalah sekitar 60 tahun.

Faktor keturunan

Penyebab kanker usus halus dan besar yang berikutnya adalah faktor gen. Jika ada orang tua atau saudara kandung Anda yang menderita kanker usus besar maupun halus, hal ini akan turut meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit serupa.

Polip usus

Kanker berawal dari tumbuhnya polip alias benjolan kecil yang tidak bersifat ganas pada permukaan usus. Setelah jangka waktu tertentu, polip usus bisa saja berkembang menjadi kanker.

Pola makan tinggi lemak dan rendah serat

Banyak riset yang telah menemukan kaitan antara timbulnya kanker usus dengan pola makan tertentu. Khususnya pada orang yang terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan daging olahan, serta jarang mengonsumsi sayur maupun buah.

Obesitas

Pengidap obesitas mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kanker usus besar, bahkan meninggal karena penyakit ini bila dibandingkan dengan orang dengan berat badan normal.

Diabetes

Penyakit kencing manis maupun kondisi resistensi insulin juga menjadi salah satu faktor penyebab kanker usus besar.

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan

Penyebab yang berikutnya adalah merokok dan mengonsumsi alkohol. Kedua kebiasaan ini tak hanya bisa menjadi faktor penyebab kanker usus besar maupun halus tapi juga berbagai gangguan kesehatan lainnya.

NEXT: Gejala dan pengobatan kanker usus

Selanjutnya
Halaman
1 2