ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Apr 2022 10:31 WIB

COVID-19 di China Makin Suram, Shanghai Catat Rekor Kematian Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Residents stand on a street waiting for nucleic acid test during lockdown amid the coronavirus disease (COVID-19) pandemic, in Shanghai, China, April 17, 2022. REUTERS/Aly Song Foto: REUTERS/ALY SONG
Jakarta -

Kondisi pandemi COVID-19 di China makin suram. Di wilayah pusat perdagangan dan ekonomi, Shanghai, otoritas melaporkan rekor kematian.

Dikutip dari Reuters, dalam update terbaru per Senin (25/4), Shanghai mencatat 51 kematian akibat COVID-19. Ini adalah rekor tertinggi sejak wabah Corona di Wuhan berhasil ditangani pada 2022 lalu.

Pejabat setempat melaporkan mereka yang meninggal rata-rata lansia berumur 84 tahun dan sebagian memiliki penyakit komorbid.

Kota ini juga mencatat 16.983 kasus virus corona tanpa gejala lokal, turun dari 19.657 sehari sebelumnya. Jumlah infeksi bergejala yang dikonfirmasi mencapai 2.472, naik dari 1.401 pada hari sebelumnya.

Di samping itu, lockdown dan karantina paksa di Shanghai telah memicu kemarahan dan keputusasaan di antara warga, yang telah berjuang untuk mengakses makanan dan perawatan medis. Kota itu sebelumnya mengatakan tidak akan menerapkan penguncian seluruh kota, membuat banyak orang tidak siap ketika para pejabat dengan cepat mengubah arah pada akhir bulan lalu.

Polisi dengan pakaian hazmat juga terlihat berpatroli di jalan-jalan Shanghai, memasang penghalang jalan dan meminta pejalan kaki untuk kembali ke rumah.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT