Berencana Mudik Jarak Jauh? Waspadai Microsleep, Begini Cara Mencegahnya

ADVERTISEMENT

Berencana Mudik Jarak Jauh? Waspadai Microsleep, Begini Cara Mencegahnya

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Rabu, 27 Apr 2022 06:06 WIB
Kemacetan terlihat di Tol Cikampek pagi hingga siang ini. Kemacetan itu bahkan terjadi di kedua arah, baik Jateng menuju Jakarta maupun sebaliknya.
Foto: Dian Firmansyah
Jakarta -

Setelah dua tahun tidak diizinkan pulang kampung, lebaran tahun ini akan sangat berbeda dari sebelumnya. Tahun ini, pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran.

Berbicara mudik, terutama yang hendak menempuh jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi, tentu banyak hal yang harus dipersiapkan. Mulai dari kondisi kendaraan hingga kondisi tubuh para pemudik.

Terkait hal itu, dosen disaster dan emergency Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Agung Wijaya mengingatkan masyarakat yang hendak mudik untuk waspada dengan gangguan berkendara seperti microsleep. Diketahui, fenomena microsleep merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan.

Microsleep adalah kondisi kelelahan luar biasa pada tubuh yang menyebabkan tertidur secara singkat dan tiba-tiba dalam waktu sekian detik, kondisi ini dapat berulang meski sudah beristirahat dalam beberapa menit. Fenomena ini tidak hanya terjadi saat mata terpejam, tetapi juga bisa terjadi dengan kondisi mata terbuka.

Gejala Microsleep

"Microsleep memiliki tanda salah satunya pandangan terlihat kosong saat mengemudi di area yang lengan atau jalan tol, cukup lambat dalam merespon informasi atau komunikasi dengan sekitar, tidak mengingat informasi dan tindakan beberapa menit terakhir, hypnic jerk kondisi tubuh tersentak secara tiba-tiba," jelas Agung, dikutip dari situs UM Surabaya, Selasa (26/4/2022).

Selain gejala tersebut, terdapat beberapa gejala microsleep lainnya seperti:

  • Kemudi tidak stabil atau berjalan zig-zag
  • Lambat dalam bereaksi
  • Kesulitan mengingat
  • Mengemudi dengan kecepatan berubah-ubah

Cara Mencegah Microsleep

Lebih lanjut Agung memaparkan, fenomena microsleep dapat dicegah dengan beberapa cara berikut:

  • Mengatur pola tidur yang baik
  • Penuhi asupan nutrisi yang tepat, hindari makan makanan mengandung karbohidrat tinggi dan gula
  • Jangan berkendara dalam kondisi lelah atau sakit
  • Istirahat 20-30 menit jika mulai merasa lelah
  • Lakukan stretching atau peregangan otot guna memperlancar aliran darah atau oksigen ke seluruh tubuh

"Langkah lainnya yang bisa dilakukan yaitu dengan istirahat setiap 3 sampai maksimal 4 jam saat mengemudi. Jika merujuk pada Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan pada pasal 90 ayat (3) bahwa pengemudi kendaraan bermotor umum wajib istirahat selama setengah jam setelah berkendara selama empat jam berturut-turut," terangnya.



Simak Video "Covid-19 Masih Ada, Masyarakat yang Hendak Mudik Diharapkan Tetap Jaga Prokes"
[Gambas:Video 20detik]
(any/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT