Jumat, 29 Apr 2022 22:00 WIB

Gegara COVID-19, Wabah Campak di Afrika Naik 400 Persen dalam 3 Bulan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Kapan Corona datang ke Indonesia kembali menjadi perbincangan publik. Mengingat virus Corona ini bermula di Wuhan sejak Desember 2019 lalu. Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Merebaknya COVID-19 di sejumlah negara banyak menimbulkan masalah baru terkait penyakit lain, khususnya di Afrika. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut benua itu mulai mengalami lonjakan kasus dari wabah penyakit campak.

Diketahui, kasus campak di Afrika tercatat lebih dari 17.000 kasus atau naik 400 persen dari bulan Januari hingga Maret 2022 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

"Dua tahun gangguan oleh pandemi virus corona telah berdampak besar pada penyediaan layanan kesehatan rutin, dengan imunisasi yang sangat terpengaruh" di banyak negara, katanya," kata Dr Benido Impouma, pakar WHO di Afrika, saat jumpa pers, dikutip dari Channel Newsasia, Jumat (29/4/2022).

Selain itu, sebanyak 24 negara di Afrika melaporkan terjadinya wabah polio pada tahun 2021 dengan jumlah empat kali lebih banyak dari tahun 2020. Begitu juga sebanyak 13 negara di Afrika melaporkan wabah baru demam kuning pada tahun 2021.

"Meningkatnya wabah penyakit lain yang dapat dicegah dengan vaksin adalah tanda peringatan," imbuh direktur regional WHO untuk Afrika Dr Matshidiso Moeti.

Moeti mengingatkan bahwa ancaman penyakit lainnya tidak bisa diabaikan, meskipun infeksi COVID-19 masih menjadi pandemi sampai saat ini.

"Saat Afrika bekerja keras untuk mengalahkan COVID-19. kita tidak boleh melupakan ancaman kesehatan lainnya. Sistem kesehatan bisa sangat kewalahan tidak hanya oleh Covid-19 tetapi juga oleh penyakit lain," ujarnya.



Simak Video "5 Temuan yang Diklaim Bisa Mengatasi Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)