Psikolog Sebut Amber Heard Menderita PTSD, Diduga Akibat Kekerasan Seksual

ADVERTISEMENT

Psikolog Sebut Amber Heard Menderita PTSD, Diduga Akibat Kekerasan Seksual

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Kamis, 05 Mei 2022 16:01 WIB
Actress Amber Heard appears in the courtroom during a hearing at the Fairfax County Circuit Court in Fairfax, Va., Tuesday April 19, 2022. Actor Johnny Depp sued his ex-wife Heard for libel in Fairfax County Circuit Court after she wrote an op-ed piece in The Washington Post in 2018 referring to herself as a
Amber Heard alami PTSD (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Persidangan kasus pencemaran nama baik antara Johnny Depp dan Amber Heard pada Selasa (3/5/2022) memasuki tahap baru. Fairfax County Court, Virgina, mendatangkan psikolog klinis Dawn Hughes dari pihak Amber Heard untuk memberikan kesaksian.

Dalam kesaksiannya, Hughes mengatakan bahwa Depp pernah memaksa Heard untuk melakukan seks oral ketika sedang marah dan dalam pengaruh narkoba.

"Ketika Depp dalam keadaan mabuk atau dalam pengaruh narkoba, ia akan meminta Heard ke tempat tidur, merobek baju tidurnya, dan melakukan hubungan seks dengannya," ungkap Hughes dikutip dari Insider, Kamis (5/5/2022).

"Ada kalanya Depp memaksa Heard melakukan seks oral saat dia marah. Ini bukan momen penuh kasih sayang, ini momen penuh kemarahan."

Pernyataan Hughes berdasarkan hasil wawancara dengan Heard selama 29 jam serta beberapa dokumen kesehatan yang diterimanya.

Selain itu, sang psikolog juga mendiagnosa Heard mengalami gangguan stres pasca trauma (PTSD) akibat kekerasan seksual yang dilakukan Depp.

"Itu merupakan momen dominasi, di mana (Depp) berusaha mengontrolnya (Heard)," terang Hughes.

Sedikit informasi, Johnny Depp mengaku bahwa Amber Heard yang melakukan kekerasan fisik dan verbal saat keduanya menjalin hubungan pernikahan. Namun, tuduhan tersebut dibantah oleh Heard didasarkan bukti Depp melakukan kekerasan saat di bawah pengaruh narkoba atau alkohol.

Sebelumnya, psikolog forensik dari pihak Depp, Shannon Curry, mengatakan Amber Heard menderita gangguan kepribadian ambang dan gangguan kepribadian histrionik. Ia bersaksi bahwa Heard tidak menderita gangguan stres pasca-trauma (PTSD) dari hubungannya dengan Depp.



Simak Video "Selain Penyintas COVID-19, Perawat dan Jurnalis Juga Rentan PTSD"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT