Jumat, 06 Mei 2022 06:17 WIB

Kemenkes Masih Investigasi Hepatitis 'Misterius' pada 3 Anak di DKI

Firdaus Anwar - detikHealth
The word Hepatitis is written on wooden blocks next to tablets on a blue background. Medical concept Foto: Getty Images/iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH
Jakarta -

Sebelumnya dikabarkan ada tiga pasien anak yang meninggal di DKI Jakarta karena hepatitis akut pada Minggu (1/5/2022). Kementerian Kesehatan masih menginvestigasi apajah ini termasuk kasus hepatitis misterius yang saat ini ramai di dunia.

Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan ketiga anak yang meninggal masing-masing berusia dua tahun, delapan tahun, dan 11 tahun. Ketiganya negatif COVID-19 tanpa riwayat hepatitis pada anggota keluarga.

Kemenkes bersama Dinas Kesehatan DKI saat ini masih melakukan investigasi mencari tahu penyebab hepatitis pada ketiga anak. Saat ini kasusnya masih berstatus "probable" karena menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terkait keberadaan virus hepatitis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kasus hepatitis yang misterius tidak disebabkan oleh virus hepatitis A, B, C, D, atau E.

"Sampai saat ini ketiga kasus ini belum bisa kita golongkan sebagai penyakit hepatitis akut dengan gejala berat tadi, tetapi masuk pada kriteria pending klasifikasi karena masih ada pemeriksaan laboratorium yang harus dilakukan terutama pemeriksaan adenovirus dan pemeriksaan hepatitis E yang membutuhkan waktu antara 10 sampai 14 hari ke depan," kata Nadia dalam konferensi pers, Kamis (5/5/2022).



Simak Video "CDC Imbau Dokter Terkait Ditemukannya Hepatitis Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)