Sabtu, 07 Mei 2022 10:30 WIB

Cegah Hepatitis Misterius, Dokter Imbau Tak Saling Pinjam Alat Makan Saat Mudik

Vidya Pinandhita - detikHealth
Mudik jadi momen yang ditunggu untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. Meski berbahaya, tak sedikit warga yang membawa anak untuk mudik naik motor. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Geger temuan kasus hepatitis misterius di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kementerian Kesehatan RI melaporkan, sudah terdapat tiga pasien anak meninggal dunia akibat hepatitis yang belum diketahui penyebabnya.

Mengingat kini masyarakat Indonesia tengah banyak melakukan perjalanan mudik Lebaran, Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Muzal Kadim, SpA(K) mengingatkan pentingnya pencegahan hepatitis saat melakukan perjalanan. Tak lain, dengan tetap menjaga kebersihan makanan, khususnya pada anak-anak.

"Pencegahan yang terbaik adalah mencegah penularan oral, lewat mulut. Jadi mungkin kita sebagian memang menyiapkan makanan untuk anak, terutama sebelum berangkat kita siapkan makan anak," ujarnya dalam diskusi daring, Sabtu (7/5/2022).

"Dihindari barangkali makan-makan di luar, jajan-jajan di luar terutama tempat yang kita meragukan kebersihannya. Kita harus ada di tempat-tempat yang kebersihannya kita yakini. Bisa cuci tangan dengan baik, dengan sabun cuci tangan bersih, dan makanannya kita harapkan kebersihannya," sambung dr Muzal.

Hindari Saling Pinjam Alat Makan

Lebih lanjut dr Muzal menyarankan orangtua untuk selektif dalam menentukan asupan bagi anak. Pun harus membeli makanan siap saji, sebisa mungkin pilih tempat makan yang bersih.

Kemudian, hindari penggunaan alat makan secara bergantian atau saling pinjam-meminjam. Mengingat hepatitis adalah penyakit yang menular secara oral, penting untuk memperhatikan higienitas saat proses persiapan makanan, serta penggunaan alat makan.

"Tapi kalau mudik ini, mungkin makanan-makanan tertentu yang sudah siap, yang memang sudah dijual dalam bentuk bersih, terpercaya, kan ada makanan-makanan jadi bukan makanan-makanan yang disiapkan dari warung (atau) restoran yang kita tidak yakin kebersihannya," jelas dr Muzal.

"Kita sendiri dalam penyiapannya cuci tangan, kemudian sendok jangan bergabung dengan yang lain, alat-alat makan juga bisa menularkan. Untuk anak kita siapkan sendiri. Air minum sebaiknya memang dimasak untuk anak, itu kalau memungkinan. Jadi kalau memungkinkan, dalam perjalanan air minum sudah dimasak walaupun air dingin, sudah dimasak," sambungnya.

Simak Video 'Yang Perlu Diketahui soal Hepatitis Akut Misterius':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/kna)