Senin, 09 Mei 2022 15:47 WIB

Deg-degan Dua Minggu Usai Libur Lebaran, RI Pantau Ketat Situasi COVID

Firdaus Anwar - detikHealth
Geliat arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau mulai lengang. Pada H+6 lebaran, tak terlihat penumpukan kendaraan maupun penumpang. Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/ARDIANSYAH
Jakarta -

Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebut situasi COVID-19 masih terkendali usai libur Lebaran. Namun, pemerintah mewanti-wanti waspada selama periode dua minggu ke depan.

Alasannya masih ada kemungkinan terjadi lonjakan kasus COVID-19 akibat mobilitas penduduk saat mudik.

Luhut menganjurkan perkantoran menerapkan kerja di rumah atau work from home terlebih dahulu atas dasar kehati-hatian. Tidak ada ketetapan dari pemerintah berapa persen maksimal karyawan yang masuk.

"Kita menganjurkan untuk work from home 1-2 minggu ke depan ini. Pengaturannya mau 50 persen atau berapa persen kita serahkan ke kantor. Ini dalam konteks kehati-hatian karena kita selama dua minggu lebih begitu padat," kata Luhut dalam siaran pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/5/2022).

"Sangat sukses (PPKM -red) kalau saya bilang. Tapi kita belum bisa jumawa karena anything could happen. Seperti Amerika kasusnya bisa tiba-tiba 100.000 kasus per hari," lanjutnya.



Simak Video "Sinyal Positif dari Penanggulangan Covid-19 di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/kna)