Apa Itu Hepatitis C? Catat Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

ADVERTISEMENT

Apa Itu Hepatitis C? Catat Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Selasa, 10 Mei 2022 17:16 WIB
Hepatitis word from wooden blocks on desk
Apa itu hepatitis C (Foto: Getty Images/iStockphoto/Piotrekswat)
Jakarta -

Apa Itu hepatitis C? Mengingat belakangan ini penyakit hepatitis tengah jadi sorotan lantaran menyebabkan penambahan kasus di sejumlah wilayah termasuk Indonesia. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bahkan melaporkan sudah ada 15 kasus hepatitis misterius di Indonesia.

Sebagai informasi, hepatitis C merupakan infeksi virus hepatitis C (HCV) yang menyebabkan peradangan pada organ hati. Bahkan virus ini juga bisa menyebabkan kerusakan hati yang serius. Virus hepatitis C umumnya menyebar melalui darah yang terkontaminasi.

Apa Itu Hepatitis C? Ini Gejalanya

Dikutip dari Mayoclinic, Selasa (10/5/2022), Infeksi virus hepatitis C jangka panjang dikenal sebagai hepatitis C kronis. Hepatitis C kronis biasanya merupakan infeksi "diam" selama bertahun-tahun, sampai virus cukup merusak hati untuk menyebabkan tanda dan gejala penyakit hati. Berikut gejalanya.

  • Mudah berdarah
  • Mudah memar
  • Kelelahan
  • Nafsu makan buruk
  • Perubahan warna kuning pada kulit dan mata (jaundice)
  • Urine berwarna gelap
  • Kulit yang gatal
  • Penumpukan cairan di perut (asites)
  • Bengkak di kaki
  • Penurunan berat badan
  • Kebingungan, kantuk dan bicara cadel (ensefalopati hepatik)
  • Pembuluh darah seperti laba-laba di kulit (angioma laba-laba)

Setiap infeksi hepatitis C kronis dimulai dengan fase akut. Hepatitis C akut biasanya tidak terdiagnosis lantaran jarang menimbulkan gejala. Meskipun demikian, beberapa orang juga mungkin merasakan gejala, seperti penyakit kuning, kelelahan, mual, demam dan nyeri otot.

Gejala akut muncul satu hingga tiga bulan setelah terpapar virus dan berlangsung dua minggu hingga tiga bulan.

Apa Itu Hepatitis C? Ini Penyebabnya

Infeksi hepatitis C disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV). Infeksi menyebar ketika darah yang terkontaminasi virus memasuki aliran darah seseorang yang tidak terinfeksi.

Secara global, HCV memiliki bentuk yang berbeda atau dikenal dengan genotipe. Tujuh genotipe NKT yang berbeda dan lebih dari 67 subtipe telah diidentifikasi. Genotipe HCV yang paling umum di Amerika Serikat adalah tipe 1. Selain itu, rekomendasi pengobatan juga bervariasi tergantung pada genotipe virus yang diidap oleh pasien.

Apa Itu Hepatitis C? Ini Pencegahannya

Selain tahu apa itu hepatitis C, masyarakat juga perlu tahu cara pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari penyakit ini, yaitu:

  • Berhenti menggunakan obat-obatan terlarang, terutama jika menggunakannya dengan jarum suntik.
  • Berhati-hatilah dengan tindik dan tato. Jika seseorang memilih untuk menjalani tindik atau tato, carilah toko yang memiliki reputasi baik. Ajukan pertanyaan sebelumnya tentang bagaimana peralatan dibersihkan dan pastikan karyawan menggunakan jarum steril.
  • Lakukan seks yang lebih aman. Jangan melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan banyak pasangan atau dengan pasangan yang status kesehatannya tidak pasti.


Simak Video "Hasil Uji Obat Sirup yang Dikonsumsi Pasien Gagal Ginjal Akut"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT